Showing 1–10 of 618 results

Sort by:
  • Jangan Buru-Buru, Mengenal Diri Sendiri Butuh Waktu by:
    Rp85.000

    Mengenal diri sendiri adalah langkah awal sebelum bisa mencintai hal-hal lain di dunia ini.

    Pertanyaannya, seberapa kenal kamu dengan dirimu sendiri? Apa kamu mau kalau diminta untuk menjalin hubungan dengan seseorang yang sifatnya sama seperti dirimu sendiri?

    Kalau jawabannya tidak, bagaimana bisa berharap orang lain mau melakukannya?

  • Stardust by:
    Rp89.000

    Pertemuan Pelangi dengan Antares berawal dari sebuah ketidaksengajaan. Antares tidak sengaja membuat buku yang dibaca Pelangi basah.

    Pertemuan Pelangi dan Antares selanjutnya pun jadi direncanakan. Antares ingin mengganti buku yang basah itu. Pelangi mengiakan.

    Pelangi jadi menantikan pertemuan-pertemuan mereka selanjutnya. Namun, Antares yang misterius, selalu muncul dan pergi dengan seenaknya.

    I am a planet. He is a comet.
    Kami punya lintasan orbit yang berbeda.
    Aku tidak bisa mengikuti.
    Aku hanya bisa menunggu, sampai dia datang.
    Lalu, pergi lagi.
    Betatap pun singkat pertemuan itu, aku tahu, dia … istimewa.

  • Bacot Tetangga by:
    Rp88.000

    Ini sebuah cerita tentang keseharian Nurul, seorang wanita berusia 26 tahun, lulusan SMA, belum berkeluarga, dan bekerja sebagai guru les. Pernah bertunangan selama 7 tahun, tetapi kandas dengan mengenaskan; diselingkuhi, dan ditinggal nikah tunangannya yang telanjur menghamili wanita lain.

    Nurul suka mager dan rebahan. Telinganya setara sensor seharga satu miliar. Daripada marah karena bacot tetangganya yang suka bikin sakit hati, mending ia tulis jadi diary. Siapa tahu memberi motivasi, juga materi, kalau-kalau diary-nya ini dicetak jadi buku, film, atau mungkin sinetron TV.

    Buat yang senasib sama Nurul: sabar.
    Buat yang enggak: jangan lupa bersyukur.
    Ini cuma fiksi, bukan based on true story.
    Cuma sebatas imajinasi yang kadang nyata terjadi.

  • The Puzzle of Myself by:
    Rp80.000

    Berawal dari sebuah trauma di masa kecil, Kyrana tumbuh menjadi seorang gadis yang dihantui rasa takut dengan bekas luka yang mendalam. Kyrana beranggapan menjadi seorang people pleaser adalah jalan yang terbaik untuknya. Bahkan toxic relationship pun dijalaninya karena ia tidak mau kehilangan cinta dan kasih sayang yang tidak ia dapatkan dari kedua orang tuanya.

    The Puzzle of Myself bercerita tentang seorang gadis yang berusaha memahami dirinya sendiri—keinginannya, rasa sakitnya, dan harapannya—untuk menggapai kebahagiaan setelah melewati berbagai keterpurukan di dalam hidupnya.

    Sosok Kyrana bisa jadi siapa saja yang kita kenal—mereka, kita, dan juga kamu.

  • Semara by:
    Rp88.000

    “Kalau ditinggal nikah?” tanya Tara.

    Aji tertegun. Tatap matanya tajam menunjukkan ketidaksukaan. Banyak hal bisa ia sembunyikan, kecuali satu: ketakutan.

    “Nggak sangup bayangin. Lagian, mau nikah sama siapa, sih?”

    Tara menggigiti bawah bibir karena sadar pertanyaannya kelewatan. Mereka berdua diselimuti keheningan. Hanya jemari mereka yang bersepakat untuk saling genggam. Dalam diam, mereka berlari-lari di labirin kepala masing-masing.

    “Jangan menikah sama orang lain, ya, Ra.”

    “Iya, Ji.”

    Mau nikah sama siapa juga kalau bukan sama kamu, sambung Tara dalam benak.

    Tak peduli seberapa sempitnya tempat ini, pelukan pun langsung mendarat erat di tubuh Tara. Dalam pelukan Aji, Tara merasa sepenuhnya dipahami, dicintai, dan dilengkapi. Percakapan setelahnya adalah mimpi-mimpi yang akan mereka susun dengan tekad tumbuh bersama dan menciptakan cerita yang tak akan orang lain punya. Siang itu, dunia Tara berubah beda. Banyak harapan yang Tara gantungkan. Banyak ucapan yang diam-diam Tara semogakan.
    Semoga kita menikah, ya, Ji.

  • Merayakan Kehilangan (Edisi Baru) by:
    Rp85.000

    Aku sudah bahagia sekarang. Tak perlu kau cemaskan aku lagi.

    Aku sudah ditemukan oleh seseorang. Yang seperti doamu dulu sebelum pergi meninggalkanku;
    yang akan benar-benar menyayangiku. Yang akan benar-benar mencintaiku.

    Kini aku telah ditemukannya, seseorang yang mencintai aku sebesar cintaku kepadamu dulu;
    atau bahkan lebih.

    Aku sudah bahagia sekarang. Tak perlu lagi kau khawatirkan kabarku.

    Salahmu telah kumaafkan, luka olehmu telah tersembuhkan. Tak perlu lagi merasa bersalah
    karena meninggalkan aku, tak perlu lagi kau kasihani keadaanku. Hujan di kelopak mataku tak
    lagi memanggil namamu. Di dalam doaku namamu telah digantikan oleh nama yang baru.

    Aku sudah bahagia sekarang.

    Terima kasih telah memutuskan untuk pergi. Caramu menyakitiku kemarin, adalah cara Tuhan
    mempertemukan aku dengannya;

    hari ini.

  • Garis Waktu by:
    Rp85.000

    Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu untuk selamanya.

    Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan.

    Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau ingin melompat mundur pada titik-titik kenangan tertentu.

    Maka, ikhlaskan saja kalau begitu.

    Karena sesungguhnya, yang lebih menyakitkan dari melepaskan sesuatu adalah berpegangan pada sesuatu yang menyakitimu secara perlahan.

  • Getir by:
    Rp65.000

    Dulu kamu ke mana saat aku mencarimu tanpa henti? Ke mana kamu saat aku menantimu dalam sepi? Perasaan yang kamu tinggalkan menjadi beban yang kutanggung sendiri. Kalau aku akhirnya belajar melupakanmu, apakah semua itu menjadi salahku?

    Padahal waktu kamu hilang tiba-tiba, aku hancur tak terkira. Sementara kamu tak pernah peduli. Sekarang saat dunia berputar kembali; saat cahaya redup mulai terang menyinari, kamu datang menghampiri seolah semua yang pernah porak-poranda itu tidak pernah terjadi.

  • Kita Semua Pernah Sedih by:
    Rp58.000

    Jadilah yang tenang dalam menghadapi gaduhnya pikiranku. Jadilah peredam dalam riak liar ambisiku. Sungguh tiada bertahan kita, jika saling keras tanpa reda. Sungguh habislah kita jika sama-sama ingin menang sendiri selamanya. Jika aku yang sedang penat, jadilah tempat bersandar untukku rehat. Jika kamu yang sedang lelah, kusediakan segalanya untuk memulihkan yang lemah.

  • Brought Together For Love by:
    Rp75.000

    Kita sama; sama-sama saling mencintai.
    Yang berbeda hatiku satu tuju; kamu. Sedang hatimu masih tertinggal di masa lalu.
    Meski begitu, kita tak saling pergi, demi sebuah cinta yang mungkin akan abadi.