Showing 1–10 of 613 results

Sort by:
  • Garis Waktu by:
    Rp85.000

    Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu untuk selamanya.

    Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan.

    Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau ingin melompat mundur pada titik-titik kenangan tertentu.

    Maka, ikhlaskan saja kalau begitu.

    Karena sesungguhnya, yang lebih menyakitkan dari melepaskan sesuatu adalah berpegangan pada sesuatu yang menyakitimu secara perlahan.

  • Getir by:
    Rp65.000

    Dulu kamu ke mana saat aku mencarimu tanpa henti? Ke mana kamu saat aku menantimu dalam sepi? Perasaan yang kamu tinggalkan menjadi beban yang kutanggung sendiri. Kalau aku akhirnya belajar melupakanmu, apakah semua itu menjadi salahku?

    Padahal waktu kamu hilang tiba-tiba, aku hancur tak terkira. Sementara kamu tak pernah peduli. Sekarang saat dunia berputar kembali; saat cahaya redup mulai terang menyinari, kamu datang menghampiri seolah semua yang pernah porak-poranda itu tidak pernah terjadi.

  • Kita Semua Pernah Sedih by:
    Rp58.000

    Jadilah yang tenang dalam menghadapi gaduhnya pikiranku. Jadilah peredam dalam riak liar ambisiku. Sungguh tiada bertahan kita, jika saling keras tanpa reda. Sungguh habislah kita jika sama-sama ingin menang sendiri selamanya. Jika aku yang sedang penat, jadilah tempat bersandar untukku rehat. Jika kamu yang sedang lelah, kusediakan segalanya untuk memulihkan yang lemah.

  • Brought Together For Love by:
    Rp75.000

    Kita sama; sama-sama saling mencintai.
    Yang berbeda hatiku satu tuju; kamu. Sedang hatimu masih tertinggal di masa lalu.
    Meski begitu, kita tak saling pergi, demi sebuah cinta yang mungkin akan abadi.

  • Arung by:
    Rp70.000

    Mungkin, dengan melepasmu, aku belajar satu hal: bahwa cara untuk memelukmu hangat, tak harus selalu dengan kedua lengan.

  • Skenario Ruang Waktu by:
    Rp62.000

    Karena yang perlu sama-sama kita tahu, setiap orang punya cara masing-masing untuk menghadiahi dirinya saat jatuh cinta. Entah harus mengungkapkan, atau terpaksa harus meredamnya dalam-dalam.

  • 3.8 out of 5
    Ikhlas Paling Serius by:
    Rp65.000

    Semua orang pasti pernah merasakan semua tingkat bahagia dan sedih di dalam perjalanan hidupnya. Memasang senyum, meski diam-diam meneteskan air mata; menyimpan luka. Mencoba bertahan dengan keyakinan waktu yang akan menyembuhkan. Namun, kekuatan penyembuh itu sebenarnya ada di dalam diri sendiri, di dalam hati yang terluka. Kunci pembukanya adalah rasa ikhlas untuk melepaskan; menerima luka, dan berbaik hati kepada diri sendiri bahwa kita juga berhak untuk kembali berbahagia.

  • Berguru pada Kelana by:
    Rp89.000

    Ada satu hal yang selalu diyakini oleh Prem, bahwa proses belajar itu tidak melulu harus dilakukan sambil duduk di dalam sebuah ruangan berbentuk persegi. Belajar bisa—dan seharusnya—dilakukan dengan pergi ke luar, melihat ke sekitar, menyerap pengalaman, menyimpan pengetahuan dan juga kesan.

    Karena itu di tahun 2013, Prem bersama kedua sahabatnya—Fiersa dan Baduy—akhirnya memulai perjalanan mereka mengunjungi wilayah-wilayah di Indonesia. Bertemu kenalan baru yang menjadi sahabat, disambut keramahan yang hangat, berbagi cerita dan pengalaman, menyaksikan beragam tradisi dan keelokan negeri.

    Dalam bentuk apa pun, perjalanan adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, yang juga akan selalu meninggalkan pelajaran. Pilihannya, apakah kita akan mengambil makna dari perjalanan itu atau justru mengabaikannya?

  • Limitless by:
    Rp79.000

    Di balik sebuah kesuksesan, selalu ada perjuangan dan lika-liku yang tidak banyak diperlihatkan pun diketahui. Begitupun dengan Limitless, yang merangkum kisah manis dan pahit Nadhira Afifa dalam meraih cita-citanya.

    Mulai dari masa-masa terendahnya sewaktu kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, hingga ia bangkit dan mengantarnya pada salah satu momen terbesar dalam hidupnya—berkuliah di Harvard University, salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia.

    Nadhira juga harus berbagi peran sebagai seorang anak, istri, sekaligus pelajar penuh ambisi selama di Amerika Serikat. Belum lagi, rasa tidak percaya dirinya yang muncul di tengah-tengah mahasiswa brilian lainnya dari seluruh dunia; kekhawatirannya terhadap Islamophobia, hingga keinginan besarnya untuk berprestasi menjadi salah satu dari sekian beban yang ia pikul.

    Berbekal kerja keras dan keinginan yang kuat, Nadhira membuktikan kemampuannya dan berhasil mewujudkan satu per satu cita-citanya.

  • Sayang by:
    Rp85.000

    “Siapa yang bernama Sayang di sini?” teriak panitia itu, membuat panitia yang lain dan murid-murid baru yang mendengarnya jadi menahan tawa sekaligus penasaran. “Ayo, ngaku aja!”

    Alya mengangkat wajahnya.

    “Sayang ….” panggil cowok itu lagi.

    Alya melihat ke sekelilingnya.

    “Nggak usah lihat ke mana-mana, karena yang namanya Sayang itu, kan, lo.”

    Alya mengernyit. Geli. Dia menatap cowok itu. Kernyitan di dahinya semakin dalam ketika cowok itu melihat ke arahnya sembari tersenyum.

    “Halo, Sayang?” Cowok itu mengangkat tangannya. “Kenalin, gue Arya.”

    Sejak saat itu, Alya tak menyadari bahwa kehadiran Arya ke depannya akan memberi warna dalam hidupnya.

    Warna-warni.

    Termasuk, warna kelabu.

PO Merayakan Kehilangan