self improvement (2)

Showing all 2 results

Sort by:
  • anxiety sucks
    ANXIETY SUCKS by:

    Blurb:

    Buka buku ini dan hadapi kecemasanmu.

     

    Kelebihan:

    • Sebuah buku untuk membantu menghadapi gangguan kecemasan yang datang tiba-tiba.
    • Berisikan bermacam-macam kegiatan—seperti mewarnai, menggambar, melengkapi gambar, menulis diary—yang bisa dilakukan secara random (tidak berurutan).
    • Kegiatan-kegiatan di dalam buku dibuat berdasarkan pengalaman penulis sendiri sebagai seorang penyintas anxiety disorder.

     

    Profil penulis:

    Isnanahhh (atau Isna Nurjanah) adalah seorang penyintas anxiety disorder yang menulis buku ANXIETY SUCKS ini berdasarkan pengalaman pribadinya. Isna membuat kegiatan-kegiatan di dalam bukunya ini dengan keinginan untuk mendistraksi pikirannya ketika rasa cemas tiba-tiba melanda. Tidak disangka, ketika Isna berbagi kegiatannya itu di media sosial—Tiktok—respons yang diperolehnya cukup bagus. Isna pun membukukan kegiatan-kegiatannya itu agar semakin banyak orang yang bisa mendapatkan manfaat dan membantu menghadapi rasa cemas yang datang dengan tiba-tiba.

     

     

     

  • i have anxiety
    I Have Anxiety by:
    Rp86.000

    Buka buku ini dan hadapi kecemasanmu. 

     

     

    • Sebuah buku untuk membantu menghadapi gangguan kecemasan yang datang tiba-tiba. 
    • Berisikan bermacam-macam kegiatan—seperti mewarnai, menggambar, melengkapi gambar, menulis diary—yang bisa dilakukan secara random (tidak berurutan).
    • Sebelumnya pernah diterbitkan secara indie dan mendapat respons yang cukup bagus. 
    • Kegiatan-kegiatan di dalam buku dibuat berdasarkan pengalaman penulis sendiri sebagai seorang penyintas anxiety disorder.  

     

     

    Profil penulis:

    Isnanahhh (atau Isna Nurjanah) adalah seorang penyintas anxiety disorder yang menulis buku pertamanya ini, I HAVE ANXIETY, berdasarkan pengalaman pribadinya. Isna membuat kegiatan-kegiatan di dalam bukunya ini dengan keinginan untuk mendistraksi pikirannya ketika rasa cemas tiba-tiba melanda. Tidak disangka, ketika Isna berbagi kegiatannya itu di media sosial—Tiktok—respons yang diperolehnya cukup bagus. Isna pun membukukan kegiatan-kegiatannya itu agar semakin banyak orang yang bisa mendapatkan manfaat dan membantu menghadapi rasa cemas yang datang dengan tiba-tiba.