Info

Bincang Santai Soal Desain Grafis

Mendesain itu mudah, papar Islahudin yang akrab dipanggil Ees saat membuka talkshow buku Mudah Menguasai Freehand MX. Pakar dan penulis buku grafis ini mengaku lebih dari sepuluh tahun belajar desain. “Untuk belajar teknisnya barangkali cukup beberapa bulan saja,” ujar pria berbadan kurus ini. Ees melanjutkan, “Namun untuk mencapai tingkat desain yang artistik dan komunikatif tentu memerlukan jam terbang yang tinggi.”

Mendesain itu mudah, papar Islahudin yang akrab dipanggil Ees saat membuka talkshow buku Mudah Menguasai Freehand MX. Pakar dan penulis buku grafis ini mengaku lebih dari sepuluh tahun belajar desain. “Untuk belajar teknisnya barangkali cukup beberapa bulan saja,” ujar pria berbadan kurus ini. Ees melanjutkan, “Namun untuk mencapai tingkat desain yang artistik dan komunikatif tentu memerlukan jam terbang yang tinggi.”

Lewat latihan-latihan lewat tutorial dan banyak menyimak buku desain grafis hal ini akan banyak membantu mendongkrak skill teknis dan sense of art-nya. Demikian Ees menegaskan pada para pengunjung stan PT Agromedia Grup.

Dalam talkshow yang didukung penerbit mediakita ini, Ees banyak juga memaparkan elemen-elemen desain grafis, serta perbedaan vektor dan bitmap. Tiga komponen yang penting antara lain warna, teks, dan bentuk. Pertanyaan-pertanyaan klasik dan mendasar soal perihal desain grafis pun dijelaskan Ees lewat slide-slide presentasi flash-nya.

Freehand MX merupakan perkembangan terakhir dari versi Freehand sebelumnya. Software ini diakui banyak digunakan pada desainer. Selain memiliki fitur-fitur yang memudahkan, soal pewarnaan, dan dalam membentuk vektor juga diakui sebagai kelebihan dari Freehand. Ees banyak menyarankan untuk menyimak buku Mudah Menguasai Freehand MX untuk mengenal dan berlatih desain.

Acara ini menjadi menarik, karena banyak pertanyaan yang direspon para pengunjung yang sebagian besar dari anak muda. Dari pertanyaan bersifat teknis seputar Freehand dan Photoshop hingga pertanyaan dari seorang pengunjung yang mengaku buta warna ingin menjadi seorang desainer grafis mewarnai talkshow di depan gubuk-gubuk buku.

Talkshow yang berlangsung satu setengah jam ini bertempat di Istora Senayan Jakarta. Pada Jumat. 08 Juni 2007 lalu, Ees didampingi Agus Wahadyo sebagai moderator talkshow. Seperti biasanya, mediakita membagikan suvenir berupa buku untuk pengunjung yang tiba menjawab pertanyaan dari Ees ataupun Agus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *