Sosial dan Politik (19)

Showing 11–19 of 19 results

Sort by:
  • Berhala Holocaust; Pertarungan Sengit Zionis & Revisionis by:
    Rp25.000

    Judul: Berhala Holocaust; Pertarungan Sengit Zionis & Revisionis
    Penulis : Nur Cholis
    Harga 25,000
    Tebal 142 BW
    Ukuran 15×23
    Kertas HVS 70 gr
    AC 210 gr, di-Laminating doft+spot UV
    Lem punggung+wrapping
    ISBN 979 (10) 794-068-3 (13) 978-979-068-3

    Gereja Katolik Roma pernah mengajarkan bahwa Yahudi adalah setan yang menyerupai manusia. Martin Luther, pemuka Kristen Jerman abad ke-16, menyeru umatnya agar membakar sinagoga dan rumah-rumah Yahudi, dan meminta pemerintah mengusir mereka. Kebrutalan Nazi adalah puncak kebencian terhadap Yahudi di Eropa.

    Namun, keadaan berbalik. Di Barat mempertanyaan versi standar “holocaust” adalah kejahatan. Davida Irving didenda 10.000 mark karena menyatakan kamar gas hanya tipuan. Roger Garaudy, menggugat mitos negara Israel, kerap berurusan dengan pengadilan. Robert Faurrison, profesro sasatra Perancis, diminta berhenti mengajar karena mempertanyakan eksistensi kamar gas; ia di adili dan dihukum karena tuduhan “pemalsuan sejarah”, lalu dipukuli oleh teroris Yahudi. Alex Odeh dibunuh pada tahun 1985 di kantornya (Arab Anti-Discrimination Committee) di California. David Cole dipukuli di kampus oleh Liga Pembela Yahudi. Dan masih banyak lagi.

    Josemaria Escriva, seorang pastor, dituduh anti-Semit karena menyatakan bahwa Hitler paling cuma membunuh empat juta Yahudi. “Negara Israel berkeras menurut kompensasi kematian enam juta orang, setiap jiwa 5000 mark,” kata Rassinier. Menurut revisionis, kemungkinan besar tujuan mereka adalah menarik simpati dunia serta dukungan politik dan finansial bagi pembentukan negara Israel.

    ——————————-

    “Menyangkal keberadaan Tuhan … atau para nabi dan agama, mereka tidak akan mengusiknya. Tetapi menyangkal mitos pembantaian, semua corong Zionis meneriaki orang itu sejadi-jadinya.” (Mahmoud Ahmadinejad)

    “Ahmadinejad orangnya lugas..tak kenal takut.. Jika setengah lusin negarawan memperhatikan nyali, kelugasan, dan kejujuran yang sama mengenai Zionisme Internasional.. Timur Tengah tidak akan semenyedihkan sekarang, tidak bakal ada Perang Teluk…” (Alexander Baron, peserta Konferensi Holocaust di Teheran)



  • Hari-hari Terakhir, Jejak Soeharto Setelah Lengser 1998-2008 by:
    Rp30.000

    Judul : Hari-hari Terakhir, Jejak Soeharto Setelah Lengser 1998-2008
    Penulis : Detik Files
    Penyunting : Yayan Sopyan
    Tebal : xiv +150 hlm
    ukuran : 15 X 23 cm
    ISBN 979-794-106-X
    Harga : Rp30.000,-

    Sejak lengser dari kursi kepresidenan pada 1998, Soeharto berkali-kali masuk rumah sakit. Namun, luar biasa, Soeharto seakan selalu lolos dari problem kesehatannya. Selepas dari rumah sakit, foto-foto yang dipajang di media massa tetaplah Soeharto yang tersenyum. Barulah pada Januari 2008, di tengah sakitnya, Soeharto meninggal dunia.

    Dibuktikan dengan umurnya yang cukup panjang itu, beberapa orang menganggap Soeharto mempunyai kesaktian. Benarkah?

    Bukan cuma problem kesehatan, setelah lengser Soeharto juga menghadapi proses hukum. Namun, sampai akhir hayatnya, Soeharto belum pernah memasuki ruang pengadilan. Apakah Soeharto juga cukup \’sakit\’ untuk berkelit dari problem hukum yang dihadapinya?

    Bersamaan dengan memburuknya kondisi kesehatan dan berakhir dengan kematian Soeharto pada Januari 2008, isu-isu politik dan hukum di seputar mantan Presiden Republik Indonesia ini muncul kembali. Buku ini merupakan pelacakan jurnalistik atas jejak Soeharto setelah lengser. Selain menyajikan berbagai kisah hari-hari terakhir Soeharto di tengah sakitnya, liputan jurnalistik yang tangkas ini juga mencoba mengungkap kasus hukum, kontroversi gelar pahlawan, dan masa depan warisan politik Pak Harto lewat Keluarga Cendana.

     

     

  • Habibie, Prabowo & Wiranto Bersaksi by:
    Rp44.000

    Judul : Habibie, Prabowo & Wiranto Bersaksi
    Penulis : Andy F. Noya  (Kick Andy)
    Harga : Rp44,000
    Tebal  96 BW
    Ukuran : 15×23
    Kertas HVS 70 gr
    AC 210 gr, di-Laminating doft+spot UV+emboss
    Lem punggung+wrapping
    ISBN 979-794-035-7

    Dia mengatakankepada sya waktu itu–tepatnya kami berdebat. “Anda ini presiden apa? Anda presiden naif!” Saya jawab, “Masa bodo. Yang penting saya presidennya. Saya yang menentukan. Titik.” (B.J. Habibie, mantan presiden RI, tentang Prabowo)
    ***
    Dalam pertemuan hari Jumat, 22 Mei 1998, beliau bicaranya seperti itu, bahwa Pak Harto yang minta. Tapi waktu di Hamburg, beliau mengatakan negara superpower yang meminta. (Prabowo Subianto, tentang keputusan Habibie mencopotnya dari jabatan Pangkostrad)
    ***
    Yang mampu atau mungkin melakukan kudeta hanyalah pangab. Saya sendiri. (Jenderal (Purn) Wiranto, mantan Panglima TNI)
    ————————

    Buku-buku yang ditulis Habibie, Wiranto, Fadli Zon dan Kivlan Zen (termasuk satu bagian dari buku Sumitro Djojohadikusumo yang membela putranya) boleh dikatakan sebagai buku putih–yang mencoba menjelaskan posisi tokoh yang bersangkutan, membela diri, dan menjelaskan kehebatan masing-masing. Namun disisi lain, buku itu juga mencari kambing hitam pada orang lain. (Dr. Asvi Warman Adam, sejarawan dan ahli peneliti utama LIPI)

  • Fidel Castro Melawan by:
    Rp29.000

    Judul Fidel Castro Melawan
    Penulis Imam Hidayah Usman
    Harga Rp 29,000
    Tebal 136 BW
    Ukuran 15×23
    HVS 70 gr
    AC 210 gr, di-Laminating doft+spot UV+emboss
    Lem punggung+wrapping
    ISBN 979-794-033-0

    Ketika pemerintahan Amerika Serikat dipimpin oleh Eisenhower thun 1960, Fidel Castro telah menjaga jarak dari negeri yang menyebut diri “polisi dunia” itu. Sekarang, 47 tahun kemudian, ketika George W. Bush menjabat sebagai  presiden Amerika Serikat, Fidel tetap menjaga jarak dari Amerika Serikat dan tetap lantang bicara, “Imperialisme harus dilawan!”

    Central Intelligent Agency (CIA) berulang kali memelopori upaya pelenyapan Fidel. Segala macam ditempuh: memberi racun dan bahan peledak pada cerutu yang biasa ia hisap, memberi dosis kematian LSD, memasukkan sianida pada susu coklatnya, memberi infeksi tuberkulosis di pakaiannya, sampai memberi obat perontok rambut dan jenggot agar wibawa dan kharismanya merosot.

    Fidel Castro tetap berdiri, dan seraya tersenyum masih sempat mengatakan, “Jangan salahkan aku jika aku belum mati sekarang..”

    ——————-

    “Dalam waktu tiga bulan, kalian telah melakukan 773 operasi besar kepada korban cedera, 2.436 operasi ringan, membantu 34 kelahiran bayi tanpa kematian, dan melakukan imunisasi antitetanus atas 10.000 orang. Kalian juga memberi hadiah kepada Pemerintah Indonesia dua rumah sakit lapangan.”
    (Presiden SBY tentang tenaga medis Kuba yang banyak membantu saat Indonesia tertimpa bencana alam, disampaikan di KTT Non-Blok 2006)

     

     

  • Prabowo Sang Kontroversi by:
    Rp36.000

    Judul Prabowo Sang Kontroversi
    Penulis Erros Djarot, dkk
    Harga Rp 36,000
    Tebal 200 BW
    Ukuran 15×23
    Kertas HVS 70 gr
    AC 210 gr, di-Laminating doft+spot UV+emboss
    Lem punggung+wrapping
    ISBN 979-794-036-5

  • Siapa Sebenarnya Soeharto by:
    Rp26.000

    Judul Siapa Sebenarnya Soeharto; Fakta & Kesaksian para Pelaku Sejarah G-30-S/PKI
    Penulis Eros Djarot, dkk
    Tebak 128 BW
    Ukuran 15×23  Kertas HVS 70 gr
    Cover AC 210 gr, di-Laminating doft+spot UV+emboss
    Lem punggung+wrapping
    ISBN 979-794-008-X

    Sampai hari ini kita masih mempersoalkan?dengan gumpalan emosi?apakah Supersemar merupakan sebuah kudeta atau tidak. Buku ini menghimpun kesaksian-kesaksian dari para pelaku sejarah, orang-orang yang hadir pada waktu Supersemar ditulis, dan juga orang yang mengetik surat perintah itu.

  • Rapot Indonesia Merah by:
    Rp27.000

    Judul : Rapot Indonesia Merah
    Penulis: Eros Djarot, dkk
    Harga: Rp 27,000
    Tebal: 130 BW
    Ukuran: 13×19
    Kertas: HVS 70 gr
    ISBN: 979-794-017-9

    Tidak bisa dipungkiri bahwa soundtrack Badai Pasti Berlalu karya Erros Djarot adalah sebuah mahakarya yang patut kita banggakan. Dan setelah 30 tahun berlalu karya tersebut masih menjadi pembicaraan banyak orang. Karena itu Sony BMG tidak memiliki keraguan dan merasa terhormat telah dipercaya untuk membuat soundtrack ini dengan cita rasa masa kini.

  • Amerika Mengobarkan Perang by:
    Rp44.500

    Judul: Amerika Mengobarkan Perang
    Penulis: Pandu Setia (Kata Pengantar A.S. Laksana)
    Harga: Rp 44,500
    Tebal 286 BW
    Ukuran 15×23
    ISBN 979-(10) 794-075-6 (13) 978-979-075-1

    “Mereka menginginkan saya memimpin tim eksekusi yang menyapu habis keluarga-keluarga [Vietnam] dan membuatnya tampak seolah-olah itu dilakukan oleh Vietkong, ” kata Letkol Anthony Herbert, prajurit Amerika yang mendapatkan banyak bintang jasa dalam Perang Vietnam.

    ***

    Seorang bekas menteri luar negeri Pakistan, Niaz Naik, menyatakan kepada BBC bahwa iasudah mendengar, dari utusan Amerika, bahwa Amerika sudah merencanakan matang-matang penyerbuannya terhadap Afganistan jauh sebelum peristiwa 11 September 2001… “paling lambat pertengahan Oktober 2001, sebelum salju turun.”

    “Saya pikir, inilah waktunya kita menyeret kaki Soekarno ke bara api,”kata Frank Wisner, Deputi Direktur Perencanaan CIA (urusan operasi terselubung), musim gugur, 1956. Untuk menggusur Soekarno, CIA sampai membuat film porno, dengan lelaki yang mengenakan topeng Soekarno, dan seorang perempuan pirang yang dinyatakan sebagai agen KGB Uni Soviet.

    ***
    Buku ini menyingkap detail yang mencengangkan, dari berbagai sumber dan dokumen rahasi ayang sudah dideklasifikasi, tentang operasi terselubung CIA dan serbuan militer AS di dua puluh negara, termasuk penggunaan senjata kimia dan biologi oleh Amerika untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah di berbagai negara, dan upaya pembunuhan dan penggulingan kepala-kepala negara yang dirancangan oleh CIA dan Amerika.

  • Melawan dengan Restoran by:
    Rp26.000

    Judul: Melawan dengan Restoran
    Penulis: Sobron Aidit & Budi Kurniawan
    Harga: Rp 26,000
    Tebal: 160 BW
    Ukuran: 11,5×19
    Kertas: HVS 70 gr
    AC 210 gr, di-Laminating doft
    Lem punggung+wrapping
    ISBN : 979-794-045-4

    Dunia perlawanan sering kali dipenuhi jargon-jargon heroik dan metode yang njelimet. Berbagai teori juga kisah mengenai dunia perlawanan selalu dibumbui dengan beragam hal. Mulai dari soal cara pengumpulan massa dan bagaimana mengorganisirnya sehingga tujuan yang hendak dituju tercapai. Dunia perlawanan juga melahirkan beragam ikon. Baik yang ngepop, maupun yang serius dan bisa membuat kening berkerut.

    Buku ini sepenuhnya tak membuat pembaca sulit mencerna kisah dan aroma perlawanan yang ada di dalamnya. Buku yang berasal dari awancara dan pendalaman dengan Sobron Aidit, adik kandung Ketua CC Partai Komunis banyak menceritakan tentang perlawanan dengan menggunakan mediun sederhana: restoran dan makanan.

    Dari restoran yang hingga kini masih berdiri dan beraktivitas di Paris, Perancis, para pelarian politik menyusun kekuatan melawan rezim Orde Baru pimpinan Soeharto. Di restoran ini juga banyak aktor-aktor perlawanan berkumpul. Tak hanya itu, restoran bernama Restoran Indonesia ini juga menjadi tempat para pelarian politik muda yang dikejar-kejar Orba berteduh. Budiman Sudjatmiko, Yeni Rosa Damayanti, dan Sri Bintang Pamungkas, turut merasakan amannya berteduh di restoran ini.