Showing all 9 results

Sort by:
  • Terangkai Saat Dia Sedang Tidur (Segera Terbit) by:
    Rp82.500

    Masa lalu
    biarlah berlalu,
    dan yang berlalu
    tak perlu selalu
    membuat pilu.

  • #C.erita by:
    Rp71.500

    Menguatlah untukku.
    Karena padamu, kusemogakan segala harapan-harapan baik.
    Bersetialah untukku.
    Karena pada genggaman tanganmu, kutitipkan harapan-harapan besar di masa depan.

  • Nona Venus & Tuan Mars by:
    Rp66.000

    “Diam adalah permintaan.” – Venus.
    “Diam adalah diam” – Mars.

    “Aku terlalu berharga untuk terus kamu abaikan.” – Venus.
    “Cinta gagal saat kamu berhenti peduli.” – Mars.

    “Prasangka menyulitkanku.” – Venus.
    “Prasangka menyelesaikan—kita.” – Mars.

  • Wanita, Luka, dan Akhir yang Bahagia by:
    Rp71.500

    Inilah aku. Perempuan yang pernah terluka, sampai hatinya berdarah-darah, karena pernah begitu mencintai seseorang dan menganggapnya sebagai pusat dunianya, tapi ditinggalkan. Tanpa penjelasan apalagi salam perpisahan.

    Inilah aku. Perempuan yang pernah berkhianat pada dirinya sendiri. Mencintai orang lain lebih besar dari cintanya pada dirinya sendiri. Meski kemudian ia menyesal dan tak bisa lagi kembali ke masa lalu. Namun ia berjanji akan terus belajar, belajar, dan belajar.

    Inilah aku. Perempuan dengan salah yang tak terhitung. Perempuan dengan luka yang belum semuanya sembuh dan kering. Perempuan dengan semua kurang dan cela. Perempuan yang tidak sempurna. Namun ingin menjadi baik demi masa depannya.

    Inilah aku. Perempuan yang sedang kau coba selami hatinya. Perempuan dengan banyak sesal dan lebam pada hatinya. Namun jika kau menginginkannya dan berjanji akan selamanya mencintainya dengan sebaik-baiknya hati, ia milikmu sepenuhnya.

  • Browse Wishlist
    The Truth About Someone Who Left by:
    Rp71.500

    Maaf,
    kali ini, aku akan memilih diriku sendiri.
    Aku harus melangkah pergi.

    Aku harap kau bisa mengerti.
    Tidak sekarang, tapi mungkin suatu saat nanti.
    (Karena) bahagiaku sudah bukan denganmu lagi.

  • Untuk Matamu by:
    Rp77.000

    Ada satu alasan mengapa aku lebih—
    memilih diam dan terus bertanya-tanya
    daripada melangkah untuk mencari jawabnya.

    Mencintaimu, membuat tubuhku melahirkan banyak tanya,
    dan mungkin aku akan tetap memilih terus bertanya-tanya,

    karena aku takut,
    bukan kau jawabannya.

  • Dongeng-Dongeng yang Tak Utuh by:
    Rp66.000

    Selain di langit, Tuhan juga menciptakan surga di tatap matamu dan di setiap ketidakwarasanku akan kamu.

  • Merelakanmu Seutuhnya by:
    Rp71.500

    Merindukanmu sewajarnya, mengingatmu seperlunya, dan merelakanmu seutuhnya. Aku yakin, aku pasti mampu merelakanmu, tak seharusnya perasaan yang pernah ada untukmu menjadi sebuah penjara yang menjadikanku tidak bebas. Tak seharusnya aku tetap berharap pada hati yang sudah membuatku merasa tak berharga. Dan sudah seharusnya merelakanmu adalah caraku menghargai diriku sendiri.

  • Bila by:
    Rp53.000

    Bila menatap nanar kedua mempelai yang ada di depan penghulu, duduk dengan tegap, dia adalah Fadli, sahabat Bila. Seharusnya Bila berbahagia melihat sahabatnya mengawali hidup baru. Iya, seharusnya begitu. Namun, faktanya saat ini, hati Bila sesak melihat prosesi itu.

    Bukankah seharusnya Bila yang ada di sana-di sampingnya? Seharusnya Bila yang menghabiskan masa tua bersamanya. Seharusnya Bila yang menjadi mempelai wanita. Sedikit egois memang, tetapi faktanya Bila lebih mengenal Fadli daripada wanita itu. Bila lebih mengenal Fadli luar dalam dibandingkan dengannya. Bila tahu rutinitas apa saja yang dia lakukan setiap hari. Bila tahu apa makanan favorit dan makanan yang dibencinya, bahkan Bila juga tahu berat badannya. Bila tahu segala hal dalam diri Fadli, tetapi mengapa justru wanita yang baru satu bulan mengalihkan perhatian Fadli yang kini menjadi pendampingnya. Kenapa, Tuhan?


    “Novel dengan tema yang jarang, membuat penasaran untuk dibaca sampai selesai. Pada awalnya, bersimpati pada Bila, tetapi kemudian mengaguminya. Karena tidak mudah mengalami cinta seperti Bila, dan berhasil melaluinya. Worth to read!” – Namarappuccino, Penulis dan Blogger

    “Ini cerita yang kaya. Seharusnya kita memang bisa memilih yang kita mau, tapi kadang cinta adalah perihal belajar menerima kenyataan.” – Boy Candra, Penulis “Origami Hati”, “Setelah Hujan Reda”, dan “Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang”