Novel (41)

Showing 21–30 of 41 results

Sort by:
  • Sepasang Kekasih yang Belum Bertemu (Edisi Cover Baru) by:
    Rp58.000

    Penulis: Boy Candra
    Ukuran: 13 x 19 cm
    Tebal: viii + 214 hlm
    Penerbit: mediakita
    ISBN: 979-794-531-2
    Harga: Rp58.000,-

    Ada banyak hal yang tak pernah kuceritakan kepadamu. Perihal betapa sakitnya masa lalu yang pernah singgah di dada. Bukan karena apa-apa, bagiku, menceritakan masa lalu hanyalah akan membuatmu merasa aku masih berharap padanya. Padahal tidak. Semenjak memilih untuk menjadi bagian dari hidupmu, aku sudah mengikhlaskan dia selamanya. Meski kami berakhir bukan karena ingin aku dan dia. Namun, ada hal yang tak dapat kami tembus. Nanti aku akan menceritakan perihal itu kepadamu, nanti pasti akan kuceritakan.

    Kali ini aku hanya ingin meyakinkan kamu lagi, bahwa cinta kita memang tak pernah salah. Meski tak banyak orang yang bisa menjalani hubungan begini. Namun, kepadamu, Wulan Sari, aku telah jatuh hati sedalam ini. Dan, aku ingin kamu menjaga hatiku yang jatuh agar tumbuh dan utuh bersama hatimu.

    “Bagaimana mungkin kamu bisa menyebutnya cinta, sementara kalian belum pernah bertemu?” pertanyaan itu memang tak bisa kujawab kepada teman-temanku. Namun, tahukah kamu, sungguh aku ingin meneriakan ke telinga mereka. “Kalian terlalu sempit mengartikan cinta!” Mereka terlalu sempit mengartikan apa yang kita rasakan.

    ***

    • Buku adalah repackage dari judul yang sama dengan tampilan cover baru.
    • Boy Candra adalah salah satu penulis best seller, yang semakin lama semakin banyak pembaca setianya. Buku best seller; Senja, Hujan, dan Cerita yang Telah Usai. Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang. Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi.
    • Buku dirilis ulang karena ada beberapa permintaan dari pembaca setia Boy Candra, di mana saat ini, buku judul ini terbilang langka.
    • Akun social media penulis terus mengalami pertumbuhan pengikut jika dibandingkan saat buku ini terbit pertama kali. Twitter (145K), Facebook (174K), dan Instagram (136K).
  • Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi by:
    Rp65.000

    Aku pernah belajar merelakanmu berkali-kali. Melepasmu pergi dengan cinta yang lain. Membiarkan kesempatan memilikimu hilang untukku. Sebab, kamu berhak bahagia; meski sesungguhnya aku tidak bahagia dengan keputusan itu. Ketidak-beranianku mengikatmu memberi ruang bagi orang asing yang mendekatimu.

    Kupikir hidup akan baik-baik saja. Semua harus berjalan seperti sediakala. Kamu dengan seseorang yang memilihmu. Aku dengan hati baru yang mencoba tumbuh di hidupku. Kuberikan hatiku pada seseorang yang lain. Kubiarkan dia menggantikanmu. Namun, aku keliru. Melupakanmu ternyata tidak pernah semudah itu.

  • said-bismillah
    Said Bismillah if You Love Me by:
    Rp59.000

    “Aku mencintai Allah, aku mencintai agamaku, aku mencintai Nabiku, aku mencintai hijabku, kelak aku akan mencintai imam yang ditakdirkan Allah untukku”

    – Aisha Helena Dirgantara

    “Wanita berhijab itu sangat cantik, maukah dia menikah denganku?”
    – Dimas Andrean

    “Maukah kau, kupinang dengan bismillah? Seperti katamu, kau akan sangat bahagia dipinang di dalam masjid ini.”
    – Zakaria Renaldi

    Takdir tak ada yang bisa menebak, takdir tidak bisa dibaca, jalan cerita hanya Allah yang menentukan, karena Dia adalah penulis skenario yang paling luar biasa dalam hidup ini. Baik cinta maupun jodoh hanya dia yang menentukan, tetapi ingatlah ‘wanita yang baik akan mendapatkan laki-laki yang baik’.

  • Sepasang Kekasih yang Belum Bertemu by:
    Rp58.000

    Ada banyak hal yang tak pernah kuceritakan kepadamu. Perihal betapa sakitnya masa lalu yang pernah singgah di dada. Bukan karena apa-apa, bagiku, menceritakan masa lalu hanyalah akan membuatmu merasa aku masih berharap padanya. Padahal tidak. Semenjak memilih untuk menjadi bagian dari hidupmu, aku sudah mengikhlaskan dia selamanya. Meski kami berakhir bukan karena ingin aku dan dia. Namun, ada hal yang tak dapat kami tembus. Nanti aku akan menceritakan perihal itu kepadamu, nanti pasti akan kuceritakan.

    Kali ini aku hanya ingin meyakinkan kamu lagi, bahwa cinta kita memang tak pernah salah. Meski tak banyak orang yang bisa menjalani hubungan begini. Namun, kepadamu, Wulan Sari, aku telah jatuh hati sedalam ini. Dan, aku ingin kamu menjaga hatiku yang jatuh agar tumbuh dan utuh bersama hatimu.

    “Bagaimana mungkin kamu bisa menyebutnya cinta, sementara kalian belum pernah bertemu?” pertanyaan itu memang tak bisa kujawab kepada teman-temanku. Namun, tahukah kamu, sungguh aku ingin meneriakan ke telinga mereka. “Kalian terlalu sempit mengartikan cinta!” Mereka terlalu sempit mengartikan apa yang kita rasakan.

  • Calon Imam by:
    Rp46.000

    Awalnya aku menjalani kehidupan normal seperti remaja lain. Namun, semua berubah sejak aku bertemu dengan Nada, gadis manis yang mampu mengalihkan duniaku. Dia selalu mengacuhkanku, yang justru membuatku semakin penasaran.

    Saat muncul ide untuk menikahinya, bukannya mendukungku, papa malah mengatakan aku sudah gila. Bocah 20 tahun dan masih kuliah bisa apa, katanya.

    Well, akan kubuktikan kalau aku bukan seorang bocah, melainkan seorang Calon Imam!

  • Karena Hidup Itu Indah by:
    Rp39.000

    Ini bukan tentang mereka yang menikmati hidup dari pelataran surga. Bukan tentang mereka yang tak mati meski kesedihan menikam dalam sepi. Karena mereka dikelilingi titik-titik bahagia yang setiap hari bisa disantap. Namun, ini tentang kami yang setiap hari harus mati terkungkung dalam sunyi, dan setiap hari harus menumbuhkan kebahagiaan baru hanya untuk membuat lengkungan senyum di wajah-wajah kami walaupun itu semu. Kami tidak tahu betul apa itu kebahagiaan, tetapi kami tahu caranya bangkit melawan berbagai masalah yang berusaha mematahkan semangat dan mimpi-mimpi kami. Mimpi yang kami ramu tanpa sepasang sayap malaikat yang sejak kecil mengajak kami terbang. Namun, kami terus bangkit meski harus jatuh berkali-kali, kami juga harus bangkit berkali-kali. Menumbuhkan sayap itu sendiri lalu terbang ke mana pun kami mau.

    Hidup selalu memberikan pilihan, tetapi tidak seorang pun yang bisa memilih di keluarga mana ia akan dilahirkan.

    Untuk saudara-saudaraku yang masih sering mengeluh “Kenapa harus saya yang mengalami hal ini? Kenapa bukan orang lain? Kenapa hidup serumit ini?” Buku ini ditulis spesial untuk kamu. Semoga bermanfaat dan termotivasi untuk menjalani hidup yang lebih ikhlas lagi. Karena serumit apa pun masalahnya, selalu ada solusi dan tentu saja pribadi kita sendiri adalah solusinya.

  • Bila by:
    Rp53.000

    Bila menatap nanar kedua mempelai yang ada di depan penghulu, duduk dengan tegap, dia adalah Fadli, sahabat Bila. Seharusnya Bila berbahagia melihat sahabatnya mengawali hidup baru. Iya, seharusnya begitu. Namun, faktanya saat ini, hati Bila sesak melihat prosesi itu.

    Bukankah seharusnya Bila yang ada di sana-di sampingnya? Seharusnya Bila yang menghabiskan masa tua bersamanya. Seharusnya Bila yang menjadi mempelai wanita. Sedikit egois memang, tetapi faktanya Bila lebih mengenal Fadli daripada wanita itu. Bila lebih mengenal Fadli luar dalam dibandingkan dengannya. Bila tahu rutinitas apa saja yang dia lakukan setiap hari. Bila tahu apa makanan favorit dan makanan yang dibencinya, bahkan Bila juga tahu berat badannya. Bila tahu segala hal dalam diri Fadli, tetapi mengapa justru wanita yang baru satu bulan mengalihkan perhatian Fadli yang kini menjadi pendampingnya. Kenapa, Tuhan?


    “Novel dengan tema yang jarang, membuat penasaran untuk dibaca sampai selesai. Pada awalnya, bersimpati pada Bila, tetapi kemudian mengaguminya. Karena tidak mudah mengalami cinta seperti Bila, dan berhasil melaluinya. Worth to read!” – Namarappuccino, Penulis dan Blogger

    “Ini cerita yang kaya. Seharusnya kita memang bisa memilih yang kita mau, tapi kadang cinta adalah perihal belajar menerima kenyataan.” – Boy Candra, Penulis “Origami Hati”, “Setelah Hujan Reda”, dan “Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang”

  • Satu Cerita Tentang Cinta by:
    Rp45.000

    Aku sebuah boneka. Aku mendapati diriku terperangkap pada satu kata, cinta. Salahkah jika aku mencintai seorang gadis manis bernama Irma?

    Aku bernapas di dekat Irma, tetapi dia tidak tahu kalau aku juga menghela udara yang sama di kamar ini. Aku bisa merasakan detak jantungnya yang menyenandungkan irama cinta, tetapi dia tidak menyadari kalau jantungku pun berdetak seirama dengan jantungnya. Dia tidak sadar kalau selama ini detak jantung kami sering sekali bersatu memainkan irama lagu tentang cinta. Cinta kami yang sama-sama terpasung. Cinta yang aku jaga seutuhnya untuk Irma, tetapi Irma semakin menyuburkan cintanya untuk Rian.

    Menyakitkan!

    Lantas, bagaimana aku bisa membuat Irma tahu ada cinta di hatiku, sementara dia tak bisa mendengar suaraku? Apa yang harus aku lakukan agar Irma mengerti rasa ini, sedangkan seluruh manusia menganggapku sebuah benda mati?

    …………………………………………….

    “Sebuah kisah tentang patah hati dan tidak ada pilihan lain selain menerima. Sebuah perjalanan tentang hidup dan jatuh cinta. Lagi.”
    (Devania Annesya, penulis ‘X: Kenangan yang Berpulang’, ‘Elipsis’ dan ‘Muse’)

  • Sakitnya di Sini by:
    Rp42.000

    Adnan, orang yang memenuhi pikiran Esthi, bagaimana laki-laki itu berhasil membuat hatinya berdegup sangat kencang, bagaimana perhatian yang diberikan sesuai porsi, tak lebih maupun tak kurang? Terlebih dengan perilaku dan perbuatan Adnan yang membuatnya berpikir menjadi wanita paling beruntung bisa menjalin hubungan itu. Laki-laki itu memang berhasil mengembalikan senyumnya, tetapi setelahnya membuat luka baru.

    Mampukah ia berdusta pada semua untuk berusaha tegar?


    “Bukan cuma terbawa dengan suasana menyesakkan dari isi cerita, tetapi gue juga merasakan ada di dalam ceritanya, mengalir dari kata pertama sampai terakhir. Must read!”
    – Baro Indra (Penulis “Le Me Forever Alone”)

  • Dua Keping Cinta by:
    Rp45.000

    Pertemuan di kantin itu bertanda baik. Lestari dan Raihan akhirnya dekat.

    Mereka kerap berkomunikasi lewat pesan singkat. Dan, pada akhirnya Lestari diajak makan malam oleh Raihan. Yang menyebabkan perasaannya dag dig dug tidak dimengerti, Lestari bertambah berdegup. Lestari bingung, hal apa yang dirasakannya? Setelah mendengar petuah dan keterangan Dila tentang kondisinya, akhirnya lestari tahu kalau ia suka dengan Raihan.

    Bagaimanakah kelanjutan kisah cinta mereka?