Novel (44)

Showing 1–10 of 44 results

Sort by:
  • Merawat Ingatan by:
    Rp58.000

    “Yang sudah tumbuh jangan dibiarkan layu.
    Yang sudah kuat jangan dibiarkan rapuh.
    Yang sudah utuh jangan dibiarkan hancur.
    Yang sudah ada jangan dibiarkan hilang.
    Sebab mengenang adalah pekerjaan rumah yang tak pernah selesai.”

  • #SobatSakit by:
    Rp83.000

    “Nama cewek ente siapa, sih?” tanyaku pada Ucok.
    “Ami. Nama panjangnya Amirudin,” jawab Ucok.
    “Panggilan sayang ke dia apa?”
    “Bunda.”

    Aku berpikir keras gimana caranya supaya Ami terkesan lagi sama Ucok.
    “Aku punya ide! Tapi, ini butuh akting yang sedikit natural,” ucapku kepada kedua berhala itu.
    “Apaan, tuh?” tanya Ampang.
    “Cara ini biasanya ampuh untuk menarik perhatian cewek,” kataku meyakinkan.
    “Pake susuk?” celetuk Ampang.
    “Jangan, pake susuk nggak ngaruh sama mukanya yang di bawah UMR,” jawabku.
    “INI MAU BANTU APA NGEHINA?!” Ucok terlihat senang.

    Sebelumnya, kami riset dulu soal Ami. Kuliahnya di mana, rumahnya langganan banjir nggak,
    apa hobi bapaknya, sama tahun berapa Portugis ke Maluku. Hampir saja rencana kami batal pas
    Ucok bilang kalau bapaknya Ami seorang anggota. Kami sempat takut, tapi nggak tahunya
    anggota koperasi.

  • trauma novel boy candra
    Trauma by:
    Rp58.500

    Semua seolah baik-baik saja. Tawa yang lepas. Lampu panggung yang meriah. Kehidupan yang mungkin diinginkan banyak orang. 

    Aku memiliki beberapa hal yang orang lain tidak miliki. Semua tampak sempurna. Seolah tidak ada celah untuk luka. 

    Namun jauh di dalam diriku, kesepian selalu datang menghampiri. Kesedihan yang sering kusembunyikan. 

    Aku bahkan tidak berani membuka hati lebih luas lagi. Orang-orang yang pernah datang di masa lalu membekaskan rasa takut yang membeku. 

    Aku takut tidak bisa menemukan orang yang tepat. Takut terulang lagi kecewa yang sama. Takut jatuh lagi pada rasa sayang yang akhirnya sia-sia.

     

  • Seperti Hujan Jatuh ke Bumi cover film
    Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi (Cover Film) by:
    Rp65.000

    Aku pernah belajar merelakanmu berkali-kali. Melepasmu pergi dengan cinta yang lain. Membiarkan kesempatan memilikimu hilang untukku. Sebab, kamu berhak bahagia; meski sesungguhnya aku tidak bahagia dengan keputusan itu. Ketidak-beranianku mengikatmu memberi ruang bagi orang asing yang mendekatimu.

    Kupikir hidup akan baik-baik saja. Semua harus berjalan seperti sediakala. Kamu dengan seseorang yang memilihmu. Aku dengan hati baru yang mencoba tumbuh di hidupku. Kuberikan hatiku pada seseorang yang lain. Kubiarkan dia menggantikanmu. Namun, aku keliru. Melupakanmu ternyata tidak pernah semudah itu.

  • Retrouvaille
    5 out of 5
    Retrouvaille by:
    Rp72.000

    Retrouvaille

    Selalu ada kembali pada setiap hati yang dipaksa pamit

     

    (n.) sukacita bertemu atau menemukan seseorang lagi setelah lama berpisah; penemuan kembali.

    Nadin hanya ingin membahagiakan Ibu, seseorang paling berharga di hidupnya. Karir Nadin sebagai penulis sudah sukses, tapi dia belum cukup yakin untuk benar-benar tinggal satu atap bersama Ibrahim, kekasihnya. Hati Nadin masih terisi oleh Leon, sahabat yang menghilang tanpa alasan jelas.

    Waktu pun berjalan dan Ibrahim melamarnya, sedangkan Leon tak kunjung kembali. Nadin memutuskan menerima lamaran itu. Sebelum pernikahan berlangsung, secara tiba-tiba Nadin bertemu Leon. Mereka mengungkapkan perasaan masing-masing agar setidaknya, nadin yakin untuk menerima Ibrahim dengan segala kekurangannya.

    Belenggu yang dulu disingkirkan kembali memeluk Nadin. Entah akhirnya dia akan setia pada pilihannya atau malah berpaling kepada sosok di masa lalu yang masih dia cintai?

  • EX Dodi Prananda
    Ex by:
    Rp84.000

    Setiap barang menyimpan kenangan pemiliknya, tapi tidak semua kenangan harus disimpan, itu yang dipercaya Bre. Dia pun membuka Toko Ex yang didedikasikan kepada mereka yang ingin berdamai dengan masa lalunya, dan menjadikan barang bekas pemberian mantan bernilai.

    Sahda, salah satu anggota Friends—sebutan untuk anggota Ex yang bersedia menyerahkan barang bekas dari pemberian mantannya—sedang berusaha merelakan mantan kekasihnya. Bre membantu Sahda untuk menggenggam kerelaan itu, sementara Sahda membantu Bre mengurus Toko Ex sambil mengisi waktu luang.

    Curhatan para Friends yang bikin haru atau malah naik pitam, cerita di balik setiap barang peninggalan mantan, dan obrolan-obrolan tentang masa silam, perlahan menciptakan percikan rasa di antara Bre dan Sahda. Lalu, mereka sepakat mencetuskan sebuah acara bernama ‘Hari Mengenang Mantan’. Acara itu diharapkan membuat para Friends berdamai dengan masa lalu dan memaafkan mantan mereka, seburuk apa pun perbuatannya.

    Namun, sebelum acara itu berlangsung, datanglah sebuah paket misterius berupa rekaman suara yang mengusik masa lalu Bre, dan membuat Sahda patah hati.

    Apakah benar Bre sudah merelakan masa lalunya?

    Apakah Sahda mampu yakin dengan perasaannya?

  • 5 out of 5
    Malik & Elsa 2 by:
    Rp66.000

    Elsa : “Nah, gitu dong, ketawa! Pagi-pagi harus dibuka dengan kebahagiaan.”
    Malik : “Iya, pagi-pagi harus menatap kebahagiaan.”
    Elsa : “Kok, menata? Di-bu-ka-de-ngan-ke-ba-ha-gia-an!”
    Malik : “Me-na-tap-ke-ba-ha-gia-an!”
    Elsa : “Terserah, deh!”
    Malik : “ … “
    Elsa : “Lah, kok jadi natapin aku gitu?”
    Malik : “Namanya juga lagi menatap kebahagiaan!”

  • Cerita Kulkas by:
    Rp71.500

    Ingat ini: kamu adalah sebuah kulkas berpintu dua. Nama merekmu, Tosca. Tugasmu bukan saja menyimpan makanan dan minuman, atau benda lain. Kamu juga akan menyimpan banyak kenangan tentang kisah pemilikmu, Kafka dan Nagita.

    Ini adalah daftar isi dalam dirimu:

    • ¼ kg telur ayam
    • Sebungkus chicken nugget berbentuk huruf
    • 2 botol besar air dingin
    • Keju yang sudah setengah diparut dan mengeras bagian atasnya
    • Piring kaca kecil berisi kantong teh celup bekas
    • Es cincau hasil eksperimen Kafka yang sudah tak disentuh berhari-hari
    • Kotak makan berisi ayam ungkep
    • Lidah buaya untuk masker Nagita
    • Skincare Nagita

    dan yang paling membuatmu penuh: kenangan tentang Kafka dan Nagita.

    *

    Kamu akan memulai perjalanan bersama pemilikmu melewati banyak hal. Mulai dari ekspektasi manusia, kebiasaan-kebiasaan pemilikmu, tantangan yang dihadapi, hiruk pikuk pekerjaan yang membuat keduanya menghabiskan waktu bersama di meja makan dapur, melompat dari satu pertengkaran ke pertengkaran lainnya, dan mimpi-mimpi kecil yang berharga.

    Tombol turn on sudah dinyalakan sejak detik ini.

  • Poetic December by:
    Rp71.500

    Bagaimana kabarmu hari ini?
    Apakah masih sekelam langit di bulan Desember?
    Langit boleh saja mendung. Hujan bisa saja turun.
    Tapi… kamu harus tetap senyum. Seburuk apa pun sendu, seberat apa pun rindu.

    Kayra menemukan lagi surat berisi kalimat puitis yang menghangatkan hatinya itu. Surat yang selalu diselipkan di wiper mobilnya di bawah langit bulan Desember. Entah siapa pengirimnya. Karya tidak tahu dan dia harus segera menemukannya.

    Namun saat ini yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah menghindari Gala dengan cara apa pun. Cowok playboy yang hobinya mengacak-acak hati perempuan dan pergi begitu saja. Korbannya sudah banyak dan Kayra tidak mau terjebak.

    Lalu hadirlah Arga yang membuat perasaan Kayra berangsur cerah.
    Sementara itu, Kayra terus mencari kejelasan siapa sosok di balik surat misterius itu.

    Kayra harus memilih kepada siapa hatinya sungguh-sungguh berlabuh.

  • 5 out of 5
    Tapak Jejak by:
    Rp93.500

    Bulan April, tahun 2013, berawal dengan niat dan tujuan yang berbeda, tiga pengelana memulai sebuah perjalanan menyusuri daerah-daerah di Indonesia. Meski akhirnya teman seperjalanan satu per satu memilih arah pulang, langkah yang sudah dijejakkan harus diteruskan.

    Tapak Jejak akan melanjutkan perjalanan Arah Langkah, mengunjungi daerah-daerah di wilayah timur Indonesia, menelusuri keindahan alam, budaya, dan tradisi, menembus dinding kegelisahan akan makna keluarga dan rumah.

    Namun, satu hal yang tidak akan pernah berubah bahwa sejauh apa pun kaki melangkah, hati kita akan selalu menemukan arah pulang menuju satu tempat yang paling tepat: rumah.