Horor dan Misteri (48)

Showing 1–10 of 48 results

Sort by:
  • Lasmi by:
    Rp85.000

    Kuring lumpat ka sisi laut milari …
    (Aku lari ke pantai mencari)

    Kuring lumpat ka gunung milari …
    (Aku lari ke gunung mencari)

    Cai panon nu nyakclakan nu nyakseni
    (Air mata yang bergemercik menjadi saksi)

    Kuring ngantosan
    (Aku menunggu)

    Kedah ka saha deui?
    (Harus ke siapa lagi?)

    Kuring kedah mulang …
    (Aku harus pulang)

    *****

    Tak ada yang diharapkan Lasmi selain kehadiran si buah hati dan kesembuhan Asep, suaminya. Bertahun-tahun Lasmi difitnah dan digunjingkan oleh para tetangga karena dia tak kunjung hamil serta pekerjaannya sebagai sinden. Lasmi memanjangkan sabar, hingga akhirnya doanya dikabulkan.

    Namun, takdir tidak memihak Lasmi. Kebahagiaannya tak berlangsung lama dan mimpinya tak jadi kenyataan. Kecelakaan tragis merebut nyawa Lasmi dan janinnya. Kematian yang tak dikehendaki itu menciptakan dendam kesumat yang mengubah arwah Lasmi menjadi sosok kuntilanak merah yang mengerikan.
    Lasmi pun bergentayangan; menjaga Asep yang sakit-sakitan, dan ingin membalas dendam kepada orang yang mencelakainya.

    “Lasmi”, cerita yang diangkat berdasarkan kisah nyata sesosok kuntilanak merah.

  • Kotak Hitam by:
    Rp75.000

    “AIR LAUT NAIK! AIR LAUT NAIK!” Samar terdengar teriakan panik dari luar rumah.

    “Li, kau rasa-rasa ada goyang, tak?” tanya Dani tiba-tiba sambil dua tangannya menempel di ubin. Dia mengamati gelas di ubin yang bergetar.

    Rafli menoleh bingung. “Goyang apa?”

    “Kau tak merasa, hah?” Dani mengamati letak pajangan di atas televisi yang mereka tonton mulai gemetar. Perabotan yang tertata rapi di ruang tamu pun mulai berjatuhan.

    “GEMPAAA! GEMPAAA!” Terdengar suara orang berteriak di luar.

    “Li, gempa, Li!” Dani segera berdiri, gempa yang muncul sampai membuat televisi mereka jatuh dan layarnya pecah. Dani berlari ke arah pintu rumah.

    “Dan, kau ke mana?” Rafli berteriak panik. “Jangan tinggalkan aku, lah!”
    Dani menghentikan langkahnya, berbalik sembari memegangi pintu yang setengah terbuka. “Aku pasti balik, kau cari mamakmu sekarang!”

    ***

    Tahun 2004 silam, laut mengamuk di sudut barat pesisir Aceh. Gelombang besarnya meluluhlantakkan dan menyapu rata Serambi Mekkah. Bencana tsunami meninggalkan kisah pilu perpisahan paksa ratusan jiwa.

    Salah satunya, kisah seorang anak penyintas tsunami yang menjaga janji persahabatan sehidup-sematinya lewat sebuah kotak hitam. Kotak yang menyimpan rangkuman memori masa kecil dan menjadi gerbang penghubung yang menariknya ke dimensi lain untuk bertemu sang sahabat.

  • Pesan Kematian by:
    Rp82.500

    Sejak ‘Kevin and the Red Rose’ membentuk ‘Red Rose Salon’ di Pantai Nembrala, tempat itu jadi tak pernah sepi pengunjung. Kevin, Eda, Ilyas, dan Luthfi sering mengadakan pertunjukan spontan. Mereka saling melengkapi dalam bermain gitar dan pianika, serta diiringi nyanyian bersuara merdu.

    “Tolong—”

    Suara rintihan wanita yang terdengar samar-samar itu hanyalah awal dari berbagai teror di sana. Seorang wanita ditemukan mati bunuh diri dengan meloncat dari tebing. Kevin dan ketiga temannya mengira bahwa kengerian akan berakhir setelah jasad wanita itu dikebumikan. Namun, mereka salah besar. Serangkaian teror mencekam masih menghantui walaupun wanita itu telah dikebumikan dengan layak, juga telah diketahui identitasnya. Kehidupan mereka berempat di Pantai Nembrala tak lagi sama.

  • 40 hari Takdir itu bernama hidup dan mati
    Browse Wishlist
    40 Hari by:
    Rp55.000

    Natasha pikir kiamat sudah datang ketika ia kehilangan Abdi, kekasihnya. Tanpa diduga, teknologi dapat mempertemukan dan membawa Abdi kembali ke sisinya. Natasha tenggelam dalam kebahagiaannya tanpa tahu bahwa teknologi telah mengubahnya menjadi orang yang berbeda. Natasha tidak menyadari, keinginannya untuk tetap hidup bersama Abdi, ada takdir yang tidak bisa dipermainkan dengan teknologi tercanggih sekali pun.

    Takdir itu bernama hidup dan mati.

  • Catatan Harian Indigo by:
    Rp48.000

    Tuhan,
    Seandainya sejak dulu sudah seperti ini,
    Bisa bersahabat dengan mereka,
    Pasti aku tak akan begitu saja menyalahkan-Mu,
    Karena telah membuatku seperti ini.

    Aku tidak pernah membayangkan, kutukan yang selama ini menjadi beban dalam hidupku, ternyata bisa memberikan rasa yang lain: tawa dan kebahagiaan dalam nama ikatan persahabatan.

    Inilah kisah nyataku bersama para sahabat tak kasat mata, menghabiskan waktu bersama nadi abadi mereka yang terus mengalir, entah sampai kapan.

  • Death On Camera by:
    Rp49.000

    Seberapa besar kekuatan sebuah foto?

    Daisy dan dua sahabatnya: Galih dan Anggun, menyelidiki kematian Anya, kakak Daisy, yang misterius. Catatan-catatan yang ditinggalkan Anya sebelum masuk rumah sakit jiwa dan akhirnya gantung diri, membawa mereka hingga ke desa Pawenang. Ada sesuatu yang menunggu mereka di sana, ada sebuah rahasia tentang tragedi di sana, menanti untuk dikuak, yang mengerucut pada sebuah foto. Di sisi lain bahaya mengintai mereka, mati adalah harga yang harus mereka bayar.

    Sebelumnya, Daisy tidak pernah tahu kekuatan sebuah foto. Foto tidak hanya bisa mengabadikan kehidupan, tetapi juga kematian.

    ……………………..

    “Saya suka!!! Menurut saya, buku ini adalah paket lengkap, ketika horror dan thriller dikemas dalam tulisan yang santai. Rasa takut dan penasaran mendominasi diri saya saat membacanya. Sepertinya, saya mulai kecanduan buku ini.”
    (Risa Saraswati – Penyanyi, penulis “Gerbang Dialog Danur”)

  • denting-piano-pukul-11-mlm
    Denting Piano Pukul 11 Malam by:
    Rp45.000

    Sejak meninggalkan kota Malang, Sandy tak lagi tahu kabar dari si kembar Careen dan Carla. Ia menepi dari keduanya bersama patah hati yang dirasakannya. Namun, sekembalinya ia ke kota Malang, ia mendapati semuanya berubah, menyisakan tanda tanya besar di dalam kepalanya.

    Benarkah Careen membunuh Carla? Benarkah yang didengarnya bahwa Careen sengaja mendorong Carla dari bungalow kamar itu? Lantas, bagaimana pula dengan suara denting piano itu? Suara denting yang selalu didengarnya tepat pukul 11 malam. Benarkah hantu Carla yang memainkannya? Atau, benarkah pernyataan Careen bahwa Carla bersembunyi di dalam kamar itu? Atau… itu tak lebih dari sekadar racauan tak jelas dari seorang pembunuh?

    Sandy benar-benar tak tahu, dan ingin memastikan dirinya tahu, sebelum semuanya benar-benar terlambat.

  • Hantu Kamar Kos by:
    Rp38.000

    Mia, baru saja menempati kamar kosnya. Tak seorang pun yang ada di sana, kecuali ranti penghuni sebelah kamarnya. Berdua mereka menghadapi kejadian-kejadian ganjil yang ditampakkan di tempat kosnya setelah tempat itu ditinggalkan beberapa penghuninya, dan sesuatu telah terjadi di lantai dua. Adakah misteri dibalik kejadian menyeramkan di tempat kos itu? Hal serupa juga terjadi pada Laila, seorang mahasiswi di Jogja yang mengalami banyak kejutan di kamar kosnya. Sebuah kejutan dimulai dengan hilangnya boneka beruang besar kesayangannya, lalu diikuti oleh benda-benda itu? Apakah akibatnya jika Laila berniat menyingkirkan benda-benda itu?

    Simak kisah-kisah menyerampak lainnya yang dialami oleh Ira, Riri, Sofie, dan Sonia di kamar kos yang mereka sewa. Lalu berhati-hatilah, karena hal serupa juga bisa terjadi tempat kos kalian!

  • Rumah itu Berhantu by:
    Rp34.000

    “Riyan mempunyai obsesi besar terhadap sinematografi, ketika ayahnya membelikannya sebuah handycam, ia mengumpulkan teman-teman lamanya, Risti, Deki, Deva, dan Lita untuk membantu Tewujudkan obsesinya. Namun, Riyan tidak pernah menyangka proyek filmnya ini mengantarkan mereka masuk ke dalam rumah paling berhantu. Petualangan mematikan pun menunggu mereka, dan siap menghabisi mereka!”


    “Sebagai komik horor yang bertujuan meneror pembacanya, maka komik ini sudah berhasil. Penggambarannya benar-benar mengganggu dan hinggap dalam ingatan kita. Baca komik ini nyatanya butuh persiapan lahir dan batin!”
    (Beng Rahadian – penulis, komikus, pendiri Akademi Samali)

    “GILA! Cerita yang bagus ditambah gambar suasana yang realis, membuat komik horor ini sangat mencekam dan siap meneror Anda. Disarankan bagi yang bernyali besar, agar membacanya di malam hari sambil menghadap ke luar jendela, dan rasakan apa yang terjadi!”
    (Hide Hidayat – komikus horor)

    “It was spooky silent for the first few minutes after you read this book…after that.. Maybe you forget how to breath.”
    (Citra Prima – parapsikolog, presenter tv)

  • Teror Berantai di Sekolah by:
    Rp42.000

    Semenjak kecelakaan yang menewaskan orangtuanya, Norma tumbuh menjadi gadis pendiam. Banyak desas-desus yang menyebar tentangnya, salah satunya adalah kebiasaannya berbicara sendiri. Hampir semua teman sekolah Norma menjauhinya.

    Ketika Lucy, Rani, Diana, dan Rahma mulai berteman dengan Norma, pesan misterius muncul di mading sekolah dan diikuti kematian siswa satu per satu. Sementara itu, kemunculan bayangan hitam di sekolah membuat Norma gelisah, karena ia yakin kemunculan bayangan hitam itu ada kaitannya dengan pesan misterius yang muncul di mading. Norma harus bergerak cepat sebelum lebih banyak lagi korban berjatuhan!