Showing 11–20 of 531 results

Sort by:
  • Satu Hari Di 2018 (Ed. Terbaru) by:
    Rp59.000

    Perasaan itu tetap saja ada. Meski berkali-kali aku melupakannya, berkali-kali lipat pula ia tumbuh. Apakah kau tidak pernah merasakan hal yang sama? Sementara dulu, sering kali kita tanpa disengaja sama-sama ingin menelepon, sama-sama ingin mengucapkan rindu yang sama. Apakah semudah itu bagi lelaki untuk melupakan? Apa kau tidak pernah tahu bahwa perempuan sering kali begitu sulit lepas dari kenangan. Lalu, sudah matikah hatimu pada janji-janji yang kau katakan padaku?

    Sungguhlah, hal paling menyedihkan untuk ditatap di dunia ini adalah perempuan yang sedang patah hatinya. Walau kau tahu, setelah patah hati selalu ada cinta yang lebih baik.

    Jangan menjadikan cinta sebagai sesuatu yang salah. Sesuatu yang seolah menyakitimu. Kau dan aku pernah sepakat, bahwa bukan cinta yang menyakiti manusia. Sebab pada hakikatnya, cinta adalah kebahagiaan, walaupun patah hati tetap saja bisa menjadi kenangan tidak menyenangkan yang berulang.

    ***

    Beberapa orang tak akan percaya, bahwa kenyataan kadang terlalu sakit baginya, hal yang menjadi alasan untukku menulis cerita-cerita di buku ini.

  • Bara by:
    Rp89.000

    Penulis: Febrialdi R.
    Ukuran: 14,5 x 21 cm
    Tebal: xii + 372 hlm
    Penerbit: mediakita
    ISBN: 978-979-794-542-8
    Harga: Rp89.000,-

    Bara, seorang lelaki muda, pendaki gunung, relawan, sekaligus penulis kisah-kisah petualangan. Latar belakang keluarganya yang berantakan membuat hidupnya liar, keras, dan bebas. Setelah neneknya meninggal dunia, ibunya pergi entah ke mana, dan ayahnya di penjara. Ia pun hijrah dari Indramayu ke Bandung, meneruskan SMA, kuliah, dan kehidupan barunya.

    Di antara itu, Bara mengalami kisah cinta yang pelik, tidak seindah yang dibayangkan. Bertubi-tubi cinta itu datang tak disangka, tetapi juga begitu saja kandas meninggalkan luka. Bara tidak ingin berusaha berhenti, walaupun ada yang memutuskan untuk pergi.

    ***

    Petualangan dan cinta, sejauh apa pun bertualang, pada akhirnya cinta akan selalu mengenal kata pulang. Dan, tak ada tempat sebaik-baiknya mengakhiri pengembaraan untuk pulang, selain hangatnya pelukan, setelah saling menemukan.

  • Sewindu Menata Rindu by:
    Rp58.000

    Penulis: Azmul Pawzi
    Ukuran: 13 x 19 cm
    Tebal: viii + 192 hlm
    Penerbit: mediakita
    ISBN: 978-979-794-541-1
    Harga: Rp58.000,-

    Rindu adalah sebuah konsekuensi akan cinta yang terpendam. Ia akan tumbuh berkembang seiring rasa yang semakin dalam. Adakalanya ia menjadi melodi indah yang menemani setiap senyum ceria. Ada masanya ia menjadi tersangka akan kesenduan yang melanda. Ia memperlambat waktu, menyita pikiran hingga menguras perasaan. Kadang ia begitu manis, kadang begitu pahit. Kadang ia dinikmati, kadang ia dibenci.

    Manusia memang begitu lugu dalam mengartikan rindu. Karena memahaminya tak lebih mudah dari mengerti akan cinta. Keduanya sama-sama pelik, sama-sama sukar dimengerti. Karena rindu layaknya langit yang membentang luas. Ia sulit dibatasi ruangnya, sukar dicari ujungnya. Ia bisa saja menjadi energi bagi seseorang untuk menjadi sosok beriman dan taat. Ia juga bisa menjadi pendorong akan keingkaran manusia.

    Begitulah rindu bekerja. Ia ada karena pergulatan hati yang bergemuruh, juga kenangan yang menyapa.

  • Sayap Besi vol. 3 by:
    Rp88.000

    Inikah yang namanya mati?

    Pikiran itu terlintas di benak Clara. Jantungnya terasa mulai berdegup kencang.

    Tapi, kok gak ada terowongan berujung cahaya … gak ada pemutaran balik film semasa hidup ….

    Clara mengerang. Ia merasakan bagian dadanya seperti ditekan oleh sesuatu yang berat. Ia merasa sakit, dan juga sesak. Ia sedikit heran karena masih bisa merasakan rasa sakit. Rasa sakit di dada menyerang bersamaan dengan rasa sakit di kepala. Kedua kombinasi itu tidak tertahankan, hingga membuatnya merasa pusing, diikuti rasa mual yang hebat.

    Deg!

    Clara jatuh! Ia merasa dirinya jatuh dari ketinggian yang sangat tinggi. Dadanya tertekan, ia merasa sesak, dan sulit bernapas.

    Deg!

    Tubuh Clara berhenti dari jatuhnya. Ia melihat sekilas cahaya yang sangat terang dan menyilaukan. Ia memejamkan matanya erat. Di kejauhan, samar ia mendengar seseorang memanggil namanya.

    ***

    Clara, si ketua OSIS yang selalu tampak tangguh dan berpikiran lurus ternyata menyimpan sejumlah beban di dalam dirinya. Mampukah Erlan dan teman-temannya membantu Clara melewati masa-masa beratnya?

    Buku volume terakhir dari sebuah webseries yang bercerita tentang misteri dan persahabatan, dengan tambahan akhir cerita yang belum pernah dipublikasikan.

  • Sayap Besi vol. 2 by:
    Rp68.000

    Eyang putri menarik tangan Mansa, memberikan isyarat agar Mansa mendekat kepadanya. Bibirnya bergerak-gerak perlahan, mengucapkan kata-kata tanpa suara. Mansa mendekatkan telinganya ke eyang putri. Suara yang lemah terdengar samar di telinga Mansa. Erlan memperhatikan respons setiap orang di dalam ruangan. Mereka tampak ingin mendekat maju, ingin mendengar apa yang disampaikan oleh eyang putri. Beberapa saat kemudian, raut wajah Mansa berubah menjadi bingung, begitu pun raut wajah semua orang di sana, menerka-nerka apa yang sudah dikatakan oleh eyang putri.

    “Eyang bilang apa?” tanya Raka tidak bisa menahan rasa penasarannya.

    “Gue gak ngerti, Mas. Eyang cuma bilang, ‘sekarang boleh dimulai’,” jawab Mansa.

    “Bener?” Raka membelalak.

    “Mulai apa ya, Mas?” tanya Mansa bergantian melihat ke kakaknya dan eyang putri dengan bingung.

    ***

    Mansa, si jago komputer, anak orang kaya yang konon katanya harus memakai ojek dari gerbang depan menuju ke pintu rumahnya. Kali ini, Erlan dan teman-temannya bahu-membahu membantu Mansa memecahkan sejumlah petunjuk misteri yang akan menyingkap harta terbesar dari keluarga Mansa.

    Buku volume kedua dari sebuah webseries yang bercerita tentang misteri dan persahabatan, dengan tambahan cerita bonus yang belum pernah dipublikasikan.

  • Sayap Besi vol. 1 by:
    Rp58.000

    “Lo tahu ada berapa belokan dari sekolah kita sampe saat ini?” tanya Erlan sambil menatap langit-langit bus. Mansa agak terkejut dengan pertanyaan Erlan yang agak di luar konteks. Mansa pun mengubah posisi duduknya.

    “Well, jawabannya adalah dua. Belokan ke kiri dan kanan.” Mansa mengambil kacamata yang disimpannya di saku depan baju. Rasa kantuk yang tadi dirasakannya sudah menghilang.

    “Kurang tepat.”

    “Lha, ya terus apa?”

    “Bukan apa, tapi berapa, Mansa.” Erlan menatap Mansa serius.

    “Lima puluh tujuh belokan sudah kita lalui. Tiga puluh tiga belokan ke kanan, dan dua puluh empat belokan ke kiri.”

    “Ahaha, gila lo, Lan.” Mansa mencoba tertawa, mengganggap itu adalah upaya Erlan untuk melucu. Namun, ternyata wajah Erlan tetap datar. “Eh serius?” Raut wajah Mansa segera berubah. Ia membuka laptopnya. “Duh, sayang kita di daerah yang gak ada sinyal. Gue harus itung manual dari digital map yang ada.”

    “Iya, coba aja, tapi kalo sekarang udah 58, Man,” ujar Erlan.

    ***

    Dalam perjalanan karyawisata, Erlan, si anak baru di sekolah Bibit Bangsa, bertemu dengan Mansa, si jago komputer. Pertemuan itu sekaligus memulai jalinan persahabatan antara Erlan, Mansa, Cinta, dan Clara. Bersama-sama, mereka bekerja sama memecahkan misteri di sekitar mereka, sekaligus juga saling menyembuhkan satu sama lain.

    Buku volume pertama dari sebuah webseries yang bercerita tentang misteri dan persahabatan, dengan tambahan cerita bonus yang belum pernah dipublikasikan.

  • Di Penghujung Pelukan by:
    Rp70.000

    Adalah kehilangan. Segala yang seringkali terjadi tanpa diharapkan. Pun bagian kehidupan yang terkadang melahirkan kedukaan. Namun, bukan saja perihal kesedihan, disadari atau tidak, kehilangan bisa saja merupakan rahasia kebahagiaan dalam skenario Tuhan.

    Adalah kehilangan. Bisa berupa apa saja. Pun dialami siapa saja. Termasuk tokoh-tokoh dalam sehimpun cerita yang memiliki beragam kisah kehilangannya. Bisa jadi, pada salah satunya kau pernah merasakan kehilangan yang sama.

  • Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai by:
    Rp52.000

    Buku ini saya persembahkan untuk orang-orang yang pernah dilukai, hingga susah melupakan. Untuk orang-orang yang pernah mencintai, tapi dikhianati. Juga yang pernah mengkhianati, lalu menyadari semua bukanlah hal baik untuk hati. Kepada orang yang jatuh cinta diam-diam, suka pada sahabat sendiri, tidak bisa berpaling dari orang yang sama, dan hal-hal yang lebih pahit dari itu. Saya pernah ada di posisi kamu saat ini. Mari mengenang, tapi jangan lupa jalan pulang. Sebab, setelah tualang panjang ke masa lalu, kamu harus menjadi lebih baik. Dan, mulailah menata rindu yang baru.

    Katakan kepada masa lalu:
    kita adalah cerita yang telah usai.

  • 5 out of 5
    Konspirasi Alam Semesta by:
    Rp75.000

    Seperti apakah warna cinta? Apakah merah muda mewakili rekahannya, ataukah kelabu mewakili pecahannya?

  • Origami Hati by:
    Rp70.000

    Jangan berpaling dan membuat kita menjadi dua orang asing. Di hamparan bumi ini ada banyak sekali orang yang bisa merebutmu, juga mencuri perhatianku.

    Namun, aku ingin tetap kamu dan aku saja yang menjadi kita. Aku ingin kamu saja yang menemaniku membuka pagi hingga melepas senja, menenangkan malam dan membagi cerita.
    Tetaplah menjadi seseorang yang membuatku merasa kuat. Jangan biarkan hatimu lepas dari segala harapan yang aku ikat.