Showing 1–10 of 531 results

Sort by:
  • Kunamai Bintang Itu Namamu by:
    Rp57.200

    Aku tahu aku tidak bisa menulis puisi, tetapi darimu aku belajar cara-cara menunjukkan cinta. Senyummu adalah satu-satunya yang menerangiku saat tidak ada cahaya. Tetapi, aku harus kehilangan cahaya itu untuk sementara. Dalam perpisahan ini, tidak ada yang bisa kujanjikan padamu. Namun saat di sana, aku akan menamakan setiap bintang yang kulihat setiap malamnya dengan namamu, agar aku selalu teringat padamu.

    Ketika sesuatu yang harus dibiarkan tertinggal, tetapi tak pernah bisa kutinggalkan sama sekali. Saat dua hati hanya sanggup berbicara lewat mimpi, kamu menjadi bukti, bahwa memori akan selalu tersimpan dalam kotak ingatan, dan akan selalu teringat kapan pun dan di mana pun aku berada.

    Kelebihan:

    • Sebuah karya perdana yang diterbitkan secara mayor dan yang cukup ditunggu penikmat tulisan-tulisannya di tumblr dan media sosial.
    • Penulis sangat aktif di social media dan disukai kontennya.
    • Memiliki pasar pembaca/penikmat tulisannya di media sosial.
  • It’s A Cloud With Legs by:
    Rp68.200

    Dia kembali lagi. Terbingkai sempurna di dalam sebuah website dari Cina. Olly Agneta. Sosok yang membuat Enzi Fadel mengingat kembali masa-masanya di asrama.

    Semua berawal ketika Olly menyambut kedatangan Enzi di asrama Concordia dengan cara yang memukau, lalu tanpa ragu menyatakan diri sebagai penulis yang berencana membuat novel berjudul Awan dengan Kaki. Masalahnya, Olly tidak tahu apa arti dari judul metaforisnya tersebut dan mengajak Enzi untuk membantu mencari artinya.

    Tidak ada yang memberitahu Enzi kalau pencarian arti dari judul novel itu akan berjalan sangat kacau dan melibatkan pelanggaran-pelanggaran sekolah.

    Enzi tidak pernah benar-benar mengerti mengapa Olly membuat judul Awan dengan Kaki, dan mengapa dia harus ikut mencari artinya. Namun, saat dia mulai menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi di bumi ini selalu berasal dari bawah awan, dia mulai memikirkan sesuatu.

     

  • Catatan Juang by:
    Rp74.800

    Seseorang yang akan menemani setiap langkahmu dengan satu kebaikan kecil setiap harinya.
    Tertanda, Juang

  • POTRET by:
    Rp79.000

    Pernikahan bukanlah permainan catur.

    Tatyana tak pernah membandingkan dua hal tersebut hingga Saddam hadir dalam hidupnya. Meski bulan perkenalan mereka masih dalam hitungan jari, Tatyana dengan berani menerima lamaran lelaki itu.

    Berdiri di samping Saddam bukan perkara mudah. Banyak hal yang harus Tatyana hadapi, dimulai dari peringatan dan ketidaksetujuan saudara-saudara Saddam, masa lalu yang menjadi hantu, dan orang-orang terdekat yang menjadi monster.

    Seperti permainan catur, keputusan Tatyana menerjunkannya dalam perang tak kasatmata. Melawan bidak-bidak bermuka dua. Menyiapkan strategi dan rela berdarah.

    Pernikahan bukanlah permainan catur. Tapi, bagi Tatyana dan Saddam, mereka membutuhkan sebuah sekakmat.

  • Jatuh dan Cinta by:
    Rp65.000

    Ada banyak sekali hal yang tak bisa kuutarakan, maka kutuliskan saja. Semua perasaan yang tak tersampaikan, hal-hal yang mungkin terasa menyakitkan, perihal kamu dan dia yang rumit, atau catatan-catatan yang tak pernah kukirim langsung untukmu, aku tulis dalam sedihku.

    Semua perasaan itu akhirnya membuatku mengerti arti jatuh dan cinta. Aku–atau kamu–akan selalu punya alasan untuk kembali bangkit. Meski banyak perjalanan yang pernah terasa begitu sulit.

    Maafkan jika beberapa hal dariku terasa menyakitkan. Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa ada bagian yang terlalu sulit dikatakan, tetapi harus tetap kukatakan. Sulit untuk kutolak, tetapi tetap harus kutolak. Sebab, aku harus tega membunuh semua perasaan yang hanya akan mempersulit bagian-bagian hidupku. Perasaan yang jika kuturuti tak juga baik untukmu.

    Semoga kamu mengerti, bahwa tidak semua hal baik bisa dilalui dengan menyenangkan di dunia ini.

  • Sebuah Usaha Melupakan by:
    Rp65.000

    Setelah hari-hari yang sedih berlalu. Bulan-bulan pahit memulihkan diriku. Aku menyadari satu hal; yang bukan untukku, sekeras apa pun kupaksakan, tetap saja tak akan menjadi milikku. Yang kuperjuangkan sekuat usahaku, jika kau tak memperjuangkanku sepenuh hatimu, tetap saja kita akan berlalu.

    Hidup terlalu pendek untuk dihabiskan dengan kesedihan berkepanjangan. Aku belajar menerima diri; bahwa aku memang bukan orang yang kau inginkan. Kelak, suatu hari nanti kau juga harus belajar menyadari. Bahwa kau sudah kulupakan dan bukan orang yang penting kemudian.

    Boy Candra

  • 4.67 out of 5
    Garis Waktu by:
    Rp58.000
    Ukuran: 13 x 19 cm
    Tebal: iv + 212 hlm
    Penerbit: mediakita
    ISBN: 978-979-794-525-1
    Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu untuk selamanya.Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan.Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau ingin melompat mundur pada titik-titik kenangan tertentu.Maka, ikhlaskan saja kalau begitu.Karena sesungguhnya, yang lebih menyakitkan dari melepaskan sesuatu adalah berpegangan pada sesuatu yang menyakitimu secara perlahan.

     

  • Episode Rasa by:
    Rp65.000

    Aku tak menyiapkan apa-apa saat kamu tiba-tiba memutuskan untuk pergi. Karena aku selalu mengira, kita akan baik-baik saja. Pada akhirnya, harapan memang tidak pernah sejalan dengan kenyataan.

    Untuk seseorang di masa silam, terima kasih untuk patah yang teramat parah. Terima kasih, untuk semua kenang yang tak menyenangkan. Terima kasih, untuk manismu yang melukaiku. Kini, aku sudah berhenti mencintaimu.

    ***

    Sebuah episode tentang rasa, tentang segala pernah yang bermuara pada musnah.

    Suci Indriyani

  • Luka by:
    Rp65.000

    Setelah jatuh cinta, kupikir akan ada banyak hal yang bisa membuatku bahagia. Kupikir semua akan berjalan indah apa adanya. Namun, ternyata aku salah, ada hal-hal yang datang tak pernah kuduga. Hatiku patah dan dadaku remuk tak terkira. Ternyata jatuh cinta hanyalah perasaan bahagia sementara, yang pada akhirnya hanya membawa setumpuk luka.

    Hingga pada akhirnya aku memahami; sudah sepantasnya aku merelakanmu pergi. Sebab, percuma saja terus-menerus mencintai jika hanya dibalas dengan cara melukai. Percuma saja berusaha memercayai jika semuanya tak pernah dihargai. Aku tak akan pernah mencintaimu lagi. Meski nanti kita dipertemukan kembali. Sebab perasaan cinta itu sudah kubunuh mati dan tak akan kubiarkan tumbuh lagi di dalam hati.

  • 5 out of 5
    Ikan-ikan Mati by:
    Rp75.000

    Tak perlu susah-susah menentukan pilihan. Karena mengapa harus berbeda ketika kita bisa sama?
    ***
    Ikan Mati-nya Roy Saputra berhasil mengobservasi keresahan-keresahan masa kini dan mungkin masa akan datang, mendefinisikan people behavior yang mungkin belum kita sadari, kemudian mengemasnya menjadi bacaan yang lengkap dan bergizi. Akurat dan menyenangkan!
    – Bene Dion, komedian & penulis –

    Novel ini menggambarkan kegelisahan yang banyak dialami millennials zaman sekarang. Siap-siap kesindir di beberapa bagian buku ini. Nyentil, sekaligus diselipin beberapa jokes yang matang. Jadi bikin bingung sendiri, ini mau bikin gue mikir apa ketawa, nih? Keren lah pokoknya!
    – Tirta Prayudha, blogger & penulis –

    Buku ini berhasil membuat gue ketagihan untuk baca tanpa berhenti. Roy berhasil menyodorkan gambaran Jakarta di masa depan dengan apik. Jokes-jokes-nya selalu kena dan itu yang bikin gue sangat menikmati buku ini.
    – Kevin Anggara, Youtuber & blogger –

    Novel Roy mengangkat dan mengkritisi perubahan perilaku urban ini dengan cara yang kocak dan manis. Banyak poin yang membuat saya mengangguk setuju ketika membacanya, terutama karena Roy seolah “menyindir” potret kehidupan zaman sekarang dengan pedas, cerdas, tapi juga lucu. Read and let your eyes be “opened”.
    – Stephany Josephine, blogger & penulis –