Showing 1–10 of 540 results

Sort by:
  • Gitanjali by:
    Rp88.000

    Apa artinya mendaki jika tak mampu menyerap semangat serta nilai-nilai yang diajarkan oleh alam pada kehidupan sehari-hari? Apa artinya berdiri di puncak gunung, jika masih belum mampu menaklukkan kesombongan sebagai manusia?

    Adalah Ed, seorang lelaki yang hendak melakukan pendakian The Seven Summits of Indonesia (puncak-puncak tertinggi di Indonesia), untuk ia persembahkan kepada Ine, kekasihnya.

    Dalam perjalanannya, Ed mengalami berbagai macam hal yang tak pernah ia duga sebelumnya.

    ***

    Untuk Ine,
    Aku tulis kisah ini sebagai persembahanku sesuai janjiku padamu
    Segalanya telah berpulang padamu
    Kamulah hakimnya.

    ***

    Memaknai kehidupan sama halnya dalam proses pendakian suatu gunung. Begitu banyak rintangan dan dinamika untuk mencapai tujuan yang kadang kita tidak tahu maksudnya. Ada sesuatu filosofi dan nilai spiritual yang terselubung, tergantung bagaimana kita menyikapi dan memahami sebuah perjalanannya. Kita tidak tahu sebuah pemaknaan dan inspirasi bisa didapat di mana saja, dari siapa saja, dan kapan pun, yang sejatinya adalah sebuah persembahan buat diri sendiri dan lingkungan kita untuk memaknai kehidupan ini. Novel Gitanjali ini memaknai hal tersebut.

    Sofyan Arief Fesa – Seven Summiter,
    Adventure Consultant & Mountain Guide

  • Bahagia Tanpa Kita by:
    Rp60.500

    Aku tak pernah sanggup mengungkapkan ini semua. Aku merasa tak berdaya jika harus menyampaikan apa yang kini aku rasa. Namun perasaan ini sulit sekali dikendalikannya. Aku ingin segera mengabarkan semua hal yang terasa. Namun aku tak pernah bernyali untuk mengungkapkannya.

    Di sepinya malam, aku berusaha menenangkan rindu yang paling dalam. Aku memilih untuk meredam semua rasa yang terpendam. Biarlah aku mencintaimu dalam diam.

    Katrina Vabiola

  • Aksara Hujan by:
    Rp60.500

    Di antara rinai hujan yang jatuh di sepanjang perjalanan, aku menitipkan sepotong rindu pada langit. Menyematkan semoga; berharap di muara perjalanan ini aku menemukanmu. Lelah selalu mendera; hanya itu caranya aku menautkan rasa dan menguntainya dalam kata.

    Tuhan telah menitipkan tulang rusukku pada seseorang yang telah dipilih-Nya. Entah siapa. Namun aku percaya, kita ditakdirkan mendayung perasaan menuju samudra yang sama. Meskipun harus melupakan detik dan tanggal, itu baik-baik saja.

    Karena aku mencintaimu, diam-diam; dalam-dalam.

    Ariqy Raihan

  • Kenang by:
    Rp55.000

    Bagiku, kamu adalah sosok yang istimewa. Kamu adalah cinta pertama, dan barangkali cinta terakhir. Kamu adalah pemberhentian yang paling nyaman sekaligus menyakitkan dalam perjalanan hidupku. Kamu adalah terima kasih yang tak ingin aku ucapkan, dan kamu adalah maaf yang tak ingin aku rundingkan. Semua waktu yang telah dilalui, akan membekas pada hati—terpatri dan sukar dibuat mati. Sebab, aku selalu mengenangmu sebagai kenang-kenangan yang tak patut lagi didamba angan.

    Memang, melupakan adalah fase terberat dari perpisahan. Karenanya, hati hanya perlu mengikhlaskan, bukan melupakan.

    Arief Aumar

  • The Book of Almost by:
    Rp66.000

    Tak ada yang lebih menyakitkan dalam jatuh cinta kecuali kata hampir.
    Aku hampir merasa kau yang selama ini kucari. Kau hampir membuatku berhenti berlari.
    Mesti pada akhirnya, kita berdua hanya sebatas hampir; hampir seperti sepasang kekasih.
    Memang, melupakan adalah fase terberat dari perpisahan. Karenanya, hati hanya perlu mengikhlaskan, bukan melupakan.

     

    Kelebihan:

    • Penulis best seller judul buku “Merayakan Kehilangan”.
    • Penulis aktif di social media dan disukai kontennya.
    • Memiliki pasar pembaca/penikmat tulisannya di media sosial (tumblr).
  • Yang (tak) Pernah Sederhana by:
    Rp66.000

    Kepada kamu yang dulu berjanji akan selalu setia, terima kasih sudah meninggalkanku. Karena akhirnya aku tahu, ada yang lebih pantas untuk kuberi hati yang penuh. Aku jadi sepenuhnya sadar, bahwa mencintai diri sendiri adalah langkah yang pintar. Dan mulai sekarang, aku akan lebih banyak belajar.

    Kepada kamu yang dulu berjanji akan menemaniku sampai habis usia, terima kasih sudah meninggalkanku. Karena bersama seorang yang salah pasti akan menjadi sumber segala resah. Ada yang dibuktikan waktu, yang membuat aku paham apa itu kesetiaan dan cinta yang sungguh-sungguh.

  • Perempuan Penggenggam Rindu by:
    Rp66.000

    Aku ingin menjadi perempuan yang membuatmu berhenti mencari. Karena saat itu kau yakin, bahwa akulah yang selama ini kau butuhkan. Akulah yang selama ini telah ditakdirkan-Nya untukmu.

    Aku ingin menjadi perempuan yang membuatmu berhenti mencari. Seperti sebuah rumah yang di dalamnya terdapat banyak kedamaian dan kehangatan. Seperti sebuah peluk saat hatimu sedang tak keruan. Seperti seseorang yang akan selalu menjadi tempatmu pulang.

    Pada satu titik dalam hidupmu, izinkan aku menjadi yang satu-satunya. Bukan karena kau sudah lelah dan habis upaya. Namun karena memang kau sudah merasa cukup dan genap. Sehingga kau tak perlu lagi mencari. Karena kau punya aku. Karena kita telah saling memiliki.

  • 40 Hari by:
    Rp55.000

    Natasha pikir kiamat sudah datang ketika ia kehilangan Abdi, kekasihnya. Tanpa diduga, teknologi dapat mempertemukan dan membawa Abdi kembali ke sisinya. Natasha tenggelam dalam kebahagiaannya tanpa tahu bahwa teknologi telah mengubahnya menjadi orang yang berbeda. Natasha tidak menyadari, keinginannya untuk tetap hidup bersama Abdi, ada takdir yang tidak bisa dipermainkan dengan teknologi tercanggih sekali pun.

    Takdir itu bernama hidup dan mati.

  • Hadiah Perasaan by:
    Rp55.000

    Kekasih, aku percaya cinta akan selalu membahagiakan jika kita melakukannya dengan saling dan tanpa berpaling. Sementara hati yang selalu kautunjukkan kepadaku adalah hati yang hanya menyimpan namaku seorang. Maka tak perlu lagi kautakutkan perpisahan, jika kita mampu saling mencintai dengan menjaga kesetiaan yang menyertai. Sebab, telah pula kaumiliki hatiku seutuh-utuhnya hati yang sanggup kuberikan—hati yang pernah terluka, namun kembali bernyawa ketika kau menyelamatkannya.

    Ketahuilah bahwa dicintaimu, aku bahagia.
    Dan saling membahagiakan adalah tugas kita bersama.

  • Kunamai Bintang Itu Namamu by:
    Rp57.200

    Aku tahu aku tidak bisa menulis puisi, tetapi darimu aku belajar cara-cara menunjukkan cinta. Senyummu adalah satu-satunya yang menerangiku saat tidak ada cahaya. Tetapi, aku harus kehilangan cahaya itu untuk sementara. Dalam perpisahan ini, tidak ada yang bisa kujanjikan padamu. Namun saat di sana, aku akan menamakan setiap bintang yang kulihat setiap malamnya dengan namamu, agar aku selalu teringat padamu.

    Ketika sesuatu yang harus dibiarkan tertinggal, tetapi tak pernah bisa kutinggalkan sama sekali. Saat dua hati hanya sanggup berbicara lewat mimpi, kamu menjadi bukti, bahwa memori akan selalu tersimpan dalam kotak ingatan, dan akan selalu teringat kapan pun dan di mana pun aku berada.