Featured Books (23)

Showing 1–10 of 23 results

Sort by:
  • Yang (tak) Pernah Sederhana by:
    Rp66.000

    Kepada kamu yang dulu berjanji akan selalu setia, terima kasih sudah meninggalkanku. Karena akhirnya aku tahu, ada yang lebih pantas untuk kuberi hati yang penuh. Aku jadi sepenuhnya sadar, bahwa mencintai diri sendiri adalah langkah yang pintar. Dan mulai sekarang, aku akan lebih banyak belajar.

    Kepada kamu yang dulu berjanji akan menemaniku sampai habis usia, terima kasih sudah meninggalkanku. Karena bersama seorang yang salah pasti akan menjadi sumber segala resah. Ada yang dibuktikan waktu, yang membuat aku paham apa itu kesetiaan dan cinta yang sungguh-sungguh.

  • Perempuan Penggenggam Rindu by:
    Rp66.000

    Aku ingin menjadi perempuan yang membuatmu berhenti mencari. Karena saat itu kau yakin, bahwa akulah yang selama ini kau butuhkan. Akulah yang selama ini telah ditakdirkan-Nya untukmu.

    Aku ingin menjadi perempuan yang membuatmu berhenti mencari. Seperti sebuah rumah yang di dalamnya terdapat banyak kedamaian dan kehangatan. Seperti sebuah peluk saat hatimu sedang tak keruan. Seperti seseorang yang akan selalu menjadi tempatmu pulang.

    Pada satu titik dalam hidupmu, izinkan aku menjadi yang satu-satunya. Bukan karena kau sudah lelah dan habis upaya. Namun karena memang kau sudah merasa cukup dan genap. Sehingga kau tak perlu lagi mencari. Karena kau punya aku. Karena kita telah saling memiliki.

  • 40 Hari by:
    Rp55.000

    Natasha pikir kiamat sudah datang ketika ia kehilangan Abdi, kekasihnya. Tanpa diduga, teknologi dapat mempertemukan dan membawa Abdi kembali ke sisinya. Natasha tenggelam dalam kebahagiaannya tanpa tahu bahwa teknologi telah mengubahnya menjadi orang yang berbeda. Natasha tidak menyadari, keinginannya untuk tetap hidup bersama Abdi, ada takdir yang tidak bisa dipermainkan dengan teknologi tercanggih sekali pun.

    Takdir itu bernama hidup dan mati.

  • Hadiah Perasaan by:
    Rp55.000

    Kekasih, aku percaya cinta akan selalu membahagiakan jika kita melakukannya dengan saling dan tanpa berpaling. Sementara hati yang selalu kautunjukkan kepadaku adalah hati yang hanya menyimpan namaku seorang. Maka tak perlu lagi kautakutkan perpisahan, jika kita mampu saling mencintai dengan menjaga kesetiaan yang menyertai. Sebab, telah pula kaumiliki hatiku seutuh-utuhnya hati yang sanggup kuberikan—hati yang pernah terluka, namun kembali bernyawa ketika kau menyelamatkannya.

    Ketahuilah bahwa dicintaimu, aku bahagia.
    Dan saling membahagiakan adalah tugas kita bersama.

  • It’s A Cloud With Legs by:
    Rp68.200

    Dia kembali lagi. Terbingkai sempurna di dalam sebuah website dari Cina. Olly Agneta. Sosok yang membuat Enzi Fadel mengingat kembali masa-masanya di asrama.

    Semua berawal ketika Olly menyambut kedatangan Enzi di asrama Concordia dengan cara yang memukau, lalu tanpa ragu menyatakan diri sebagai penulis yang berencana membuat novel berjudul Awan dengan Kaki. Masalahnya, Olly tidak tahu apa arti dari judul metaforisnya tersebut dan mengajak Enzi untuk membantu mencari artinya.

    Tidak ada yang memberitahu Enzi kalau pencarian arti dari judul novel itu akan berjalan sangat kacau dan melibatkan pelanggaran-pelanggaran sekolah.

    Enzi tidak pernah benar-benar mengerti mengapa Olly membuat judul Awan dengan Kaki, dan mengapa dia harus ikut mencari artinya. Namun, saat dia mulai menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi di bumi ini selalu berasal dari bawah awan, dia mulai memikirkan sesuatu.

     

  • POTRET by:
    Rp79.000

    Pernikahan bukanlah permainan catur.

    Tatyana tak pernah membandingkan dua hal tersebut hingga Saddam hadir dalam hidupnya. Meski bulan perkenalan mereka masih dalam hitungan jari, Tatyana dengan berani menerima lamaran lelaki itu.

    Berdiri di samping Saddam bukan perkara mudah. Banyak hal yang harus Tatyana hadapi, dimulai dari peringatan dan ketidaksetujuan saudara-saudara Saddam, masa lalu yang menjadi hantu, dan orang-orang terdekat yang menjadi monster.

    Seperti permainan catur, keputusan Tatyana menerjunkannya dalam perang tak kasatmata. Melawan bidak-bidak bermuka dua. Menyiapkan strategi dan rela berdarah.

    Pernikahan bukanlah permainan catur. Tapi, bagi Tatyana dan Saddam, mereka membutuhkan sebuah sekakmat.

  • Episode Rasa by:
    Rp65.000

    Aku tak menyiapkan apa-apa saat kamu tiba-tiba memutuskan untuk pergi. Karena aku selalu mengira, kita akan baik-baik saja. Pada akhirnya, harapan memang tidak pernah sejalan dengan kenyataan.

    Untuk seseorang di masa silam, terima kasih untuk patah yang teramat parah. Terima kasih, untuk semua kenang yang tak menyenangkan. Terima kasih, untuk manismu yang melukaiku. Kini, aku sudah berhenti mencintaimu.

    ***

    Sebuah episode tentang rasa, tentang segala pernah yang bermuara pada musnah.

    Suci Indriyani

  • Luka by:
    Rp65.000

    Setelah jatuh cinta, kupikir akan ada banyak hal yang bisa membuatku bahagia. Kupikir semua akan berjalan indah apa adanya. Namun, ternyata aku salah, ada hal-hal yang datang tak pernah kuduga. Hatiku patah dan dadaku remuk tak terkira. Ternyata jatuh cinta hanyalah perasaan bahagia sementara, yang pada akhirnya hanya membawa setumpuk luka.

    Hingga pada akhirnya aku memahami; sudah sepantasnya aku merelakanmu pergi. Sebab, percuma saja terus-menerus mencintai jika hanya dibalas dengan cara melukai. Percuma saja berusaha memercayai jika semuanya tak pernah dihargai. Aku tak akan pernah mencintaimu lagi. Meski nanti kita dipertemukan kembali. Sebab perasaan cinta itu sudah kubunuh mati dan tak akan kubiarkan tumbuh lagi di dalam hati.

  • 5 out of 5
    Ikan-ikan Mati by:
    Rp75.000

    Tak perlu susah-susah menentukan pilihan. Karena mengapa harus berbeda ketika kita bisa sama?
    ***
    Ikan Mati-nya Roy Saputra berhasil mengobservasi keresahan-keresahan masa kini dan mungkin masa akan datang, mendefinisikan people behavior yang mungkin belum kita sadari, kemudian mengemasnya menjadi bacaan yang lengkap dan bergizi. Akurat dan menyenangkan!
    – Bene Dion, komedian & penulis –

    Novel ini menggambarkan kegelisahan yang banyak dialami millennials zaman sekarang. Siap-siap kesindir di beberapa bagian buku ini. Nyentil, sekaligus diselipin beberapa jokes yang matang. Jadi bikin bingung sendiri, ini mau bikin gue mikir apa ketawa, nih? Keren lah pokoknya!
    – Tirta Prayudha, blogger & penulis –

    Buku ini berhasil membuat gue ketagihan untuk baca tanpa berhenti. Roy berhasil menyodorkan gambaran Jakarta di masa depan dengan apik. Jokes-jokes-nya selalu kena dan itu yang bikin gue sangat menikmati buku ini.
    – Kevin Anggara, Youtuber & blogger –

    Novel Roy mengangkat dan mengkritisi perubahan perilaku urban ini dengan cara yang kocak dan manis. Banyak poin yang membuat saya mengangguk setuju ketika membacanya, terutama karena Roy seolah “menyindir” potret kehidupan zaman sekarang dengan pedas, cerdas, tapi juga lucu. Read and let your eyes be “opened”.
    – Stephany Josephine, blogger & penulis –

  • Bara by:
    Rp89.000

    Penulis: Febrialdi R.
    Ukuran: 14,5 x 21 cm
    Tebal: xii + 372 hlm
    Penerbit: mediakita
    ISBN: 978-979-794-542-8
    Harga: Rp89.000,-

    Bara, seorang lelaki muda, pendaki gunung, relawan, sekaligus penulis kisah-kisah petualangan. Latar belakang keluarganya yang berantakan membuat hidupnya liar, keras, dan bebas. Setelah neneknya meninggal dunia, ibunya pergi entah ke mana, dan ayahnya di penjara. Ia pun hijrah dari Indramayu ke Bandung, meneruskan SMA, kuliah, dan kehidupan barunya.

    Di antara itu, Bara mengalami kisah cinta yang pelik, tidak seindah yang dibayangkan. Bertubi-tubi cinta itu datang tak disangka, tetapi juga begitu saja kandas meninggalkan luka. Bara tidak ingin berusaha berhenti, walaupun ada yang memutuskan untuk pergi.

    ***

    Petualangan dan cinta, sejauh apa pun bertualang, pada akhirnya cinta akan selalu mengenal kata pulang. Dan, tak ada tempat sebaik-baiknya mengakhiri pengembaraan untuk pulang, selain hangatnya pelukan, setelah saling menemukan.