|
Menganalisis Keaslian Sebuah Foto |
|
|
|
|
Ditulis Oleh newsroom
|
|
Kamis, 02 Juli 2009 |
Beberapa bulan lalu, seorang teman hampir saja percaya dengan
foto temuan kerangka manusia raksasa ditempel di blog tetangga.
Setelah ditelusuri ternyata foto itu adalah pemenang kontes manipulasi
foto bertema arkheologi. Begitulah di dunia maya, foto-foto bisa
dibumbui berita-berita hoax yang sekadar sensasi untuk menarik kunjungan di web atau blog tertentu.
Sebenarnya tidak perlu mengundang seorang pakar untuk mengenali sebuah
foto itu asli atau tidak. Melalui kejelian pengamatan dan memahami
beberapa alat di software Photoshop, Anda sudah bisa menganalisis
keaslian sebuah foto.
Teknik-teknik rahasia ini bisa Anda jumpai dalam lembaran di buku
Membongkar Rahasia Keaslian Foto. Melalui perjumpaan dengan 20 contoh
kasus yang popular, Laksamana Media membeberkan tekniknya dalam buku
yang dicetak full colour.
Cara pertama, melalui metadata. Informasi yang disampaikan dalam
metadata sebuah foto bisa dijadikan sebuah alat analisis sumber foto.
Metadata sebuah foto bisa ditampilkan menggunakan software ACD See.
Informasi yang ditampilkan antara lain data foto, data kamera, tanggal
pemotretan, exposure, aperture, ISO speed, dan lain sebagainya. Nah,
bila terjadi perubahan atau modifikasi pada sebuah foto (lihat data
created dan date file modified), Anda sudah menilai apakah foto
tersebut asli atau manipulasi. Dalam buku ini dicontohkan analisis foto
hantu yang nampak di sebuah rumah.
Beberapa cara analisis dalam buku Membongkar Rahasia Keaslian Foto,
disebutkan seperti lewat pengamatan visual, pencahayaan, warna, foto
hitam putih, dan lain sebagainya.
Bila Anda ingin menganalisis keaslian pose “syur” seorang artis silakan
simak buku panduan praktis ini. Membongkar Rahasia Keaslian Foto
diterbitkan oleh mediakita.
|